jpnn.com, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan pembongkaran tiang monorel di sepanjang jalur Rasuna Said bakal dilakukan pada malam hari.
Untuk itu, tak akan dilakukan penutupan jalan dan dipastikan tidak mengganggu masyarakat yang beraktivitas.
BACA JUGA: 21 Tahun Mangkrak, Tiang Monorel di Rasuna Said Resmi Dibongkar Pramono, Biayanya Wow
“Sehingga dengan demikian tidak ada penutupan jalur, dan mudah-mudahan saya sudah minta ke Bina Marga dan Perhubungan untuk pengaturan lalu lintas agar tidak macet. Karena ini jalan utama,” ucap Pramono, pada Rabu (14/1).
Menurut dia, pembongkaran 109 tiang di sepanjang Rasuna Said itu menggunakan anggaran sekitar Rp 254 juta.
BACA JUGA: Polda Metro Siapkan Personel Amankan Pembongkaran Tiang Monorel
Sementara untuk penataan area setelah pembongkaran menelan biaya hingga Rp 102 miliar.
"Jadi, penataannya yang dibuat adalah dibuat jalan, saluran trotoar, penerangan jalan umum, dan sarana kelengkapan lainnya dan juga tentunya estetika dari trotoar, dan taman-taman yang ada,” jelasnya.
BACA JUGA: Aman di Kulit, Deterjen Sayang Hijab Lavender Tanpa SLS & Paraben
Pembongkaran bakal berlangsung selama tiga bulan, dengan target satu tiang per harinya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan DKI Syafrin Liputo menegaskan tidak ada penutupan jalan.
“Dan karena pekerjaannya itu pada malam hari, dan sesuai rencana bahwa nantinya akan ada pemotongan tiang, itu rencana satu tiang satu malam,” tutur Syafrin.(mcr4/jpnn)
Redaktur : Yessy Artada
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi



