Menlu Sugiono Tegaskan Sikap Indonesia soal Multilateralisme

tvrinews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Intan Kw

TVRINews, Jakarta

Menteri Luar Negeri Indonesia (Menlu) RI Sugiono menegaskan Indonesia tidak akan menggantungkan kepentingan nasional pada multilateralisme yang tidak berjalan efektif. Namun demikian, Indonesia tetap berkomitmen berada di dalam sistem internasional sembari mendorong perubahan dari dalam.

“Indonesia tidak akan menggantungkan kepentingan nasional pada multilateralisme yang tidak bekerja,” kata Sugiono dalam Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) di Jakarta, Rabu, 14 Januari 2026.

"Namun Indonesia juga tidak akan menyerahkan masa depannya pada dunia tanpa aturan. Kita akan tetap berada di dalam sistem, sambil mendorong perubahan dari dalam," lanjutnya.

Dalam konteks tersebut, keterlibatan aktif Indonesia di berbagai arena multilateral merupakan bagian dari strategi ketahanan berbasis jejaring, bukan politik pemilihan kubu. 

Indonesia hadir secara konsisten di berbagai platform, mulai dari PBB, G20, BRICS, APEC, OKI, hingga forum-forum teknis untuk menjembatani kepentingan, membentuk aturan, dan memperluas ruang strategis nasional.

Pendekatan ini tercermin dalam capaian konkret sepanjang 2025, di mana Indonesia berhasil memenangkan seluruh 10 pencalonan penting di berbagai organisasi internasional.

"Komitmen ini kita wujudkan secara konkret. Sepanjang tahun 2025, Indonesia mengikuti 10 pencalonan penting di berbagai organisasi internasional, dan seluruhnya berhasil kita menangkan. Ini bukan sekadar angka, tapi soal pengaruh dan dampak. Dan wujud kepercayaan kita terhadap prinsip-prinsip multilateralisme itu sendiri," ucapnya.

Memasuki 2026, Indonesia memegang sejumlah peran kepemimpinan strategis, termasuk sebagai anggota Dewan Auditor PBB periode 2026-2032 melalui BPK RI, serta sebagai Presiden Dewan HAM PBB tahun 2026. 

Selain itu, Indonesia memastikan kepentingan negara kepulauan diperhitungkan dalam standar keselamatan pelayaran di Organisasi Maritim Internasional, serta berkontribusi aktif dalam penyusunan aturan konektivitas pos dunia di Universal Postal Union yang berdampak langsung pada UMKM dan e-commerce.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Anak John Herdman Ternyata Pemain Tim Nasional Juga, Pernah Lawan Timnas Indonesia Asuhan Shin Tae-yong
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
Komite Otsus Papua Serap Aspirasi Pembangunan Lanny Jaya
• 11 jam lalutvrinews.com
thumb
Potret Pemukiman Liar di Jakarta, Warga Hidup Satu Meter dari Lintasan Rel
• 6 jam lalukompas.com
thumb
18 Unit Huntara Terbangun dari Kayu Hanyutan Bencana
• 3 jam lalutvrinews.com
thumb
Kunjungan Wisman dan Wisnus Tumbuh Sepanjang Januari-November 2025
• 3 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.