Menhut Sebut Kayu Bekas Bencana Bisa Dipakai Bangun Rumah: Jangan Dikomersilkan

kumparan.com
22 jam lalu
Cover Berita

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyebut sudah membangun rumah hunian sementara (huntara) bagi korban banjir Aceh, dengan memanfaatkan kayu-kayu yang hanyut terbawa banjir.

“Kementerian Kehutanan melakukan pembangunan huntara dari papan kayu hanyut, bekerja sama dengan Yayasan Rumah Zakat sebanyak 100 rumah dan BNPB sebanyak 330 unit rumah yang berada di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara,” ucap Juli dalam Rapat Kerja (raker) bersama Komisi IV DPR RI di DPR, Rabu (14/1).

Juli sudah mengeluarkan kebijakan, terkait penggunaan kayu yang terbawa banjir itu untuk pembangunan hunian korban banjir.

Kebijakan itu, telah dituangkan dalam Surat Edaran Pengelolaan Hutan Lestari (PHL) tanggal 8 Desember 2025. Surat edaran itu menginstruksikan agar kayu hanyut tidak dikomersialkan.

“Kebijakan ini mengatur bahwa pemanfaatan kayu hanyut digunakan untuk penanganan darurat bencana, rehabilitasi, dan pemulihan pasca bencana, serta bantuan material untuk masyarakat terdampak atas dasar keselamatan kemanusiaan dan selama bukan untuk kegiatan komersial,” ucap Juli.

Kebijakan itu pun menurutnya telah diperkuat dalam sebuah SK Menteri.

“Untuk memperkuat surat edaran tersebut, diterbitkan SK Menteri nomor 863 tahun 2025 pada tanggal 29 Desember 2025,” tutur Juli.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tips Aman Intermittent Fasting agar Tidak Ganggu Hormon Perempuan
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Gamis Bini Orang Jadi Tren Lebaran, Penjualan di Tanah Abang Melejit
• 17 jam laluinsertlive.com
thumb
Eva Manurung Sentil Perlakuan Kasar Inara Rusli ke Anak, Respons Mantan Istri Virgoun: Enggak Pernah Cubit
• 7 menit lalugrid.id
thumb
Realisasi Investasi RI Sepanjang 2025 Lampaui Target, Capai Rp 1.931 Triliun
• 7 menit lalukumparan.com
thumb
BRIN Temukan 93 Habitat Paus dan Lumba-Lumba di Barat Sumatra Berada di Luar Area Konservasi
• 5 jam lalumerahputih.com
Berhasil disimpan.