Jakarta (ANTARA) - Prajurit TNI AD dikerahkan untuk membersihkan ragam fasilitas umum seperti sekolah dari tumpukan lumpur akibat bencana banjir di Aceh Tamiang.
Salah satu sekolah yang dibersihkan yakni Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 4 di Kuala Simpang, Kampung Durian, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang, Rabu.
Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono saat dikonfirmasi di Jakarta mengatakan, upaya ini dilakukan dalam rangka mempercepat proses pemulihan wilayah di lokasi bencana Aceh Tamiang.
"Kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian TNI Angkatan Darat terhadap dunia pendidikan sekaligus upaya menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman bagi para siswa," kata Donny.
Dia melanjutkan, pihaknya menurunkan prajurit dari Prajurit Yonif 117/KY untuk membersihkan sekolah. Mereka membersihkan beberapa bagian sekolah mulai dari halaman, ruang kelas, ruang guru, fasilitas olahraga hingga saluran air yang tersumbat lumpur.
Mereka, lanjut Donny, membersihkan bagian-bagian sekolah tersebut dengan peralatan sederhana dari mulai cangkul, skop hingga tangan kosong.
Donny melanjutkan, para personel TNI AD tidak bekerja sendiri melainkan dibantu oleh pihak sekolah dan warga sekitar.
Dengan adanya upaya itu, Donny berharap proses pemulihan wilayah Aceh Tamiang pascabencana bisa berjalan dengan cepat dan maksimal.
"Kami berharap kegiatan ini juga dapat menanamkan nilai kebersamaan, kepedulian, dan disiplin kepada para siswa sejak dini, sehingga tercipta suasana belajar yang lebih kondusif," jelas Donny.
Baca juga: TNI AD kerahkan empat alat berat ke lokasi bencana di Sumatera Utara
Baca juga: Kapal ADRI berisi alat berat dan logistik telah sampai di Sumut
Salah satu sekolah yang dibersihkan yakni Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 4 di Kuala Simpang, Kampung Durian, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang, Rabu.
Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono saat dikonfirmasi di Jakarta mengatakan, upaya ini dilakukan dalam rangka mempercepat proses pemulihan wilayah di lokasi bencana Aceh Tamiang.
"Kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian TNI Angkatan Darat terhadap dunia pendidikan sekaligus upaya menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman bagi para siswa," kata Donny.
Dia melanjutkan, pihaknya menurunkan prajurit dari Prajurit Yonif 117/KY untuk membersihkan sekolah. Mereka membersihkan beberapa bagian sekolah mulai dari halaman, ruang kelas, ruang guru, fasilitas olahraga hingga saluran air yang tersumbat lumpur.
Mereka, lanjut Donny, membersihkan bagian-bagian sekolah tersebut dengan peralatan sederhana dari mulai cangkul, skop hingga tangan kosong.
Donny melanjutkan, para personel TNI AD tidak bekerja sendiri melainkan dibantu oleh pihak sekolah dan warga sekitar.
Dengan adanya upaya itu, Donny berharap proses pemulihan wilayah Aceh Tamiang pascabencana bisa berjalan dengan cepat dan maksimal.
"Kami berharap kegiatan ini juga dapat menanamkan nilai kebersamaan, kepedulian, dan disiplin kepada para siswa sejak dini, sehingga tercipta suasana belajar yang lebih kondusif," jelas Donny.
Baca juga: TNI AD kerahkan empat alat berat ke lokasi bencana di Sumatera Utara
Baca juga: Kapal ADRI berisi alat berat dan logistik telah sampai di Sumut

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5471126/original/047699200_1768278479-3.jpg)



