Danantara Bakal Reformasi Total BUMN-BUMN Besar Mulai Tahun Ini

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) buka-bukaan bahwa reformasi perusahaan BUMN besar akan menjadi agenda yang akan dijalankan mulai tahun 2026.

Danantara menyebut PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), semuanya berada di posisi tepat untuk pemulihan pendapatan seiring biaya dana yang menurun dan pertumbuhan pinjaman yang membaik.

Baca Juga :
Rampungkan Proses Pembangunan, Adhi Karya Serah Terima Bertahap Puluhan Huntara di Aceh Tamiang
Survei RPI: Mayoritas Publik Optimis Reformasi Budaya Polri Terjadi di 2026

Sementara itu, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) dinilai berada di posisi yang tepat untuk siap memberikan nilai kepada para pemegang saham dengan memanfaatkan aset yang lebih tinggi, sebagaimana dikutip dari dokumen Danantara Economic Outlook 2026 di Jakarta, Rabu, 14 Januari 2026.

Danantara telah memperoleh kredibilitas pasar sampai batas tertentu, dari upaya pemulihan yang tengah berlangsung di PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA), PT Krakatau Steel Tbk (KRAS), serta PT Timah Tbk (TINS).

Danantara menyebut, total aset BUMN secara kolektif mencakup lebih dari separuh Produk Domestik Bruto (PDB) nominal Indonesia, yang artinya perbaikan operasional akan memiliki implikasi yang luas bagi prospek pertumbuhan Indonesia.

Selain itu, aktivitas ekonomi sehari-hari terkait erat dengan BUMN, diantaranya listrik dari PT PLN, bahan bakar dari PT Pertamina, perjalanan udara melalui Garuda Indonesia, serta tabungan yang dipercayakan kepada Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Presiden RI Prabowo Subianto secara eksplisit menetapkan tujuan untuk mengurangi jumlah BUMN dari lebih dari 1.000 menjadi sekitar 200, yang perlu dipahami sebagai program multi-tahun, bukan kalender tindakan korporasi satu tahun.

“Bagi pasar publik, jumlah entitas yang lebih sedikit dapat berarti lebih sedikit konflik mandat dan keputusan bisnis yang lebih konsisten, yang pada akhirnya akan menghasilkan pengembalian yang lebih besar bagi pemegang saham dalam bentuk dividen,” tulis Danantara.

Danantara menargetkan perusahaan BUMN untuk berkembang menjadi entitas yang lebih tangguh, mampu menghadapi siklus ekonomi makro seperti fluktuasi harga komoditas dan volatilitas yang meningkat di pasar keuangan global, yang dapat mengganggu keputusan pembiayaan.

“Pasar telah merespons secara positif terhadap pemulihan beberapa BUMN, sebagaimana dibuktikan oleh kenaikan tajam harga saham. Investor menghargai kemajuan restrukturisasi yang nyata, menandakan kepercayaan pada agenda reformasi,” tulis dokumen tersebut. (Ant)

Baca Juga :
PDIP Desak Transformasi Polri, Pastikan Tak Jadi Alat Kekuasaan Jangka Pendek
Danantara Serahterimakan Huntara bagi Warga Terdampak Bencana di Aceh Tamiang, Turut Didukung BRI
Anggota DPR: Danantara Harus jadi Penggerak Restrukturisasi BUMN yang Terukur

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kasus Suap Ijon Bekasi, KPK Periksa 5 Saksi Swasta
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Trump Hasut Warga Iran: Terus Demo, Bantuan dalam Perjalanan
• 16 jam laluviva.co.id
thumb
Peringatan Hari Desa 2026 Dimeriahkan Gelaran Turnamen E-Sports
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Menlu Sugiono: Diplomasi Harus Berangkat dari Kepentingan Rakyat
• 9 jam lalutvrinews.com
thumb
Krisis Kemanusiaan Terus Berlangsung, Warga Palestina di Gaza Gelar Demo
• 16 jam laluidntimes.com
Berhasil disimpan.