Karena Hal Ini Semen Padang Dianggap Lebih Pantas Bertahan di Super League Dibanding PSM Makassar

harianfajar
5 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MAKASSAR — Perbedaan sikap manajemen dalam merespons krisis performa membuat posisi Semen Padang dinilai lebih layak bertahan di Super League 2025/2026 dibanding PSM Makassar.

Jelang putaran kedua, Semen Padang bergerak cepat dan ekstrem. Klub kebanggaan Sumatera Barat itu melakukan cuci gudang besar-besaran demi menyelamatkan musim, sementara PSM Makassar justru terikat masalah non-teknis yang membatasi ruang gerak mereka.

Langkah tegas itu datang langsung dari penasihat klub Semen Padang, Andre Rosiade. Melalui unggahan kolaborasi di Instagram resmi klub pada Selasa (13/1), Andre memastikan perombakan menyeluruh sebagai respons atas hasil buruk di putaran pertama.

Evaluasi total dipicu kekalahan dramatis dari Persis Solo pada pekan ke-17 di Stadion Haji Agus Salim. Kekalahan tersebut menjadi titik balik bagi manajemen Kabau Sirah untuk tidak lagi menunda perubahan.

Cuci Gudang Total, Semen Padang Maksimalkan Kuota Asing

Semen Padang langsung tancap gas di bursa transfer paruh musim. Enam pemain asing anyar resmi didaftarkan untuk putaran kedua Super League 2025/2026.

Mereka adalah Guilermo Fernandez, Jaime Giraldo, Kazaki Nakagawa, Boubakarry Diarra, Kianz Froese, dan Ravy Tsouka. Kehadiran enam nama ini menandai dimulainya era baru di tubuh Kabau Sirah.

Tak berhenti di situ, Andre Rosiade juga mengonfirmasi rencana mendatangkan dua pemain asing tambahan untuk posisi penyerang dan winger. Dengan kebijakan tersebut, hanya dua pemain asing lama yang dipertahankan.

“Selain enam pemain asing baru, kami akan menambahkan dua pemain asing lagi untuk posisi striker dan winger. Pemain asing lama hanya kami pertahankan dua,” tulis Andre.

Jika rencana ini terealisasi, Semen Padang akan memaksimalkan kuota dengan total 10 pemain asing, delapan di antaranya wajah baru.

Bukan Tambal Sulam, Tapi Bangun Ulang

Andre menegaskan perombakan ini bukan solusi instan atau tambal sulam. Semen Padang ingin tampil dengan komposisi yang benar-benar berbeda di putaran kedua.

“Insya Allah, putaran kedua Semen Padang akan main dengan tim baru,” tegasnya.

Langkah tersebut langsung diikuti keputusan konkret. Cornelius Stewart menjadi pemain pertama yang dilepas. Penyerang berusia 36 tahun itu dipinjamkan ke Barito Putera.

Padahal, Stewart terbilang produktif dengan catatan sembilan gol dan enam assist di semua kompetisi. Namun bagi Semen Padang, kontribusi individu tak cukup tanpa dampak kolektif.

Tak tertutup kemungkinan, pemain-pemain lama lainnya akan menyusul angkat kaki.

Bidik Pemain Timnas, Sinyal Ambisi Bertahan

Selain pemain asing, Semen Padang juga membidik pemain lokal berlabel Timnas Indonesia. Nama Miftahul Hamdi mencuat sebagai target. Mantan ikon Persiraja Banda Aceh itu kini berstatus tanpa klub.

Meski masih bersaing dengan Adhyaksa FC, ketertarikan Semen Padang terhadap Miftahul Hamdi menegaskan keseriusan mereka membangun tim kompetitif, bukan sekadar bertahan.

Kontras dengan PSM Makassar

Di saat Semen Padang agresif dan berani mengambil risiko, PSM Makassar justru berada dalam posisi sulit. Juku Eja masih terbelit sanksi FIFA yang membuat mereka tak bisa mendatangkan pemain baru di bursa transfer paruh musim.

Kondisi ini memaksa PSM bertahan dengan skuad yang sama—skuad yang menutup putaran pertama dengan empat kekalahan beruntun dan performa jauh dari harapan.

Perbedaan inilah yang kemudian memunculkan penilaian publik: Semen Padang menunjukkan mental bertahan hidup, sementara PSM Makassar terkesan pasif dan terjebak masalah struktural.

Putaran kedua akan menjadi pembuktian. Namun satu hal jelas, hingga saat ini Semen Padang terlihat lebih siap berjuang mempertahankan status Super League—bukan karena posisi klasemen semata, melainkan karena keberanian mengambil keputusan.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pramono Pastikan Anggaran Bongkar Monorel Transparan dan Terkoordinasi
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Reformasi Besar-Besaran BUMN Dimulai 2026, Danantara Soroti Potensi Pemulihan Ekonomi
• 1 jam lalupantau.com
thumb
Brrrr... Saat Dingin dan Angin Kencang Betah di Kota Bandung
• 8 jam lalukompas.id
thumb
Satu Kaki City Menapak Final, Semenyo Sumbang Gol ke Gawang Newcastle
• 17 jam lalumedcom.id
thumb
BoA Putus Kontrak, SM Entertainment Sebut Momen 25 Tahun Sangat Indah
• 1 jam lalugenpi.co
Berhasil disimpan.