Update Bencana di Aceh: 155 Ribu Warga Masih Mengungsi, Pemerintah Pacu Pembangunan Huntara

liputan6.com
2 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Posko Tanggap Darurat Bencana Aceh melaporkan sebanyak 155.193 jiwa atau 49.800 kepala keluarga (KK) hingga kini masih bertahan di pengungsian setelah banjir dan longsor melanda sejumlah wilayah Aceh pada akhir November 2025. Para pengungsi tersebut kini menempati ratusan titik pengungsian yang tersebar di berbagai kabupaten/kota.

"Pengungsi tersebar di 988 titik lokasi pengungsian di berbagai kabupaten/kota," kata Juru Bicara Posko Tanggap Darurat Bencana Aceh, Murthalamuddin, di Banda Aceh dikutip dari Antara, Rabu (14/1/2026).

Advertisement

BACA JUGA: Kolaborasi Relawan Alumni IPB University Sediakan Air Bersih di Sumbar

Murthalamuddin menjelaskan, jumlah pengungsi terbanyak tercatat di Kabupaten Aceh Utara dengan 67.876 jiwa, disusul Aceh Tamiang sebanyak 26.040 jiwa, Gayo Lues 19.906 jiwa, dan Pidie Jaya 14.794 jiwa.

Selain itu, sejumlah pengungsi yang masih bertahan juga tercatat di Aceh Timur 8.507 jiwa, Aceh Tengah 8.021 jiwa, Bireuen 5.895 jiwa, Bener Meriah 2.116 jiwa, Nagan Raya 1.763 jiwa, Lhokseumawe 138 jiwa, serta Kabupaten Pidie 137 jiwa.

Selain itu, Murthala juga memaparkan bahwa banjir dan longsor telah menyebabkan kerusakan signifikan pada pemukiman warga. Sebanyak 148.819 unit rumah dilaporkan terdampak, dengan rincian 64.740 unit rusak ringan, 40.114 unit rusak sedang, serta 29.755 unit rusak berat, 1.942 unit hilang.

Ia menegaskan, pemerintah bersama unsur terkait saat ini terus memacu pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga yang masih bertahan di pengungsian.

Hal ini dilakukan sembari menjalankan persiapan pembangunan hunian tetap (huntap) agar masyarakat terdampak dapat segera kembali menempati rumah yang layak dan aman.

"Pemerintah terus berupaya memastikan pemulihan berjalan bertahap dan berkelanjutan, sehingga masyarakat terdampak bisa kembali hidup normal dengan kondisi hunian yang lebih layak,” tutup Murthalamuddin.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Lumpur Banjir Dikabarkan Bakal Dijual ke Swasta, Tito Karnavian: Belum Pasti, Lebih Baik Jadi Tanggul!
• 2 jam laludisway.id
thumb
BPBD: Seluruh Banjir dan Genangan di Jakarta Sudah Surut
• 22 jam laluokezone.com
thumb
Pembahasan RUU Perampasan Aset Mulai Bergulir 15 Januari 2026, Mungkinkah Transparan?
• 3 jam lalukompas.id
thumb
Survei Litbang Kompas, 5 Generasi Tunjukkan Lebih Ingin Pilkada Langsung ketimbang Lewat DPRD
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
Nenek Elina Widjajanti Diperiksa Hampir 4 Jam, Polda Jawa Timur Gali Informasi Seputar Ini
• 3 jam lalufajar.co.id
Berhasil disimpan.