Swasembada pangan kini menjadi motor utama kemajuan sektor pertanian Indonesia setelah pemerintah merombak 547 aturan melalui deregulasi dan penyederhanaan Permentan. Transformasi dari sistem tradisional ke modern membuat biaya produksi turun hingga 50 persen dan hasil panen meningkat dua kali lipat. Swasembada pangan juga membawa dampak global, ketika stok beras yang melimpah memenuhi gudang Bulog hingga mendorong ekspor di tengah harga dunia yang rendah. Keberhasilan ini turut menekan harga beras internasional dan diperkuat oleh surplus jagung Indonesia sebesar 0,46 juta ton.
/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2025%2F07%2F24%2F8953c73aa69d31b84b4cc6fa9f411d1c-20250724ron07.jpg)

