Prabowo Umumkan Swasembada Beras, Eli Salomo: Indonesia Kembali Berdiri

jpnn.com
9 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Salah satu pemrakarsa 98 Resolution Network Eli Salomo Sinaga mengapresiasi pemerintah yang berhasil mencapai swasembada pangan nasional 2025.

Menurut dia, pemerintah Prabowo-Gibran bisa membuktikan janjinya, yaitu mewujudkan swasembada beras nasional.

BACA JUGA: Guru Besar UGM Apresiasi Kinerja Kementan Capai Target Percepatan Swasembada Beras

Eli Solomi mengatakan Indonesia bisa mencapai swasembada beras dalam waktu tidak kurang dari satu tahun.

"Kami optimistis Indonesia akan mencapai swasembada pangan nasional. Together we will rise," ujar Eli Salomo dalam siaran persnya, Rabu (14/1).

BACA JUGA: 2 Bulan Lagi Indonesia Wujudkan Swasembada Beras

Dia menilai komitmen kuat Presiden Prabowo dalam mewujudkan swasembada telah dibuktikan melalui sejumlah kebijakan.

Misalnya pertama, Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 73/Kpts./OT.050/M/02/2025 Tentang Satuan Tugas Swasembda Pangan.

BACA JUGA: Kementan Mampu Wujudkan Swasembada Beras, Nur Aini Bilang Begini

Jangkauan kerja satgas itu sampai ke Kabupaten Kota hingga Petugas lapangan.

"Strategi utama dalam mencapai swasembda adalah peningkatan produksi dengan optimalisasi seluruh sumber daya lahan yang tersedia dan dukungan sumber daya manusia yang kompeten," tutur Eli Salomo yang juga Sekjend Persaudaraan 98.

Dia menegaskan berbagai terobosan kebijakan yang bersifat regulatif telah dibuat untuk mengatasi hambatan regulatif yang selama ini dipandang menghambat produksi pangan nasional.

“Terobosan kebijakan cukup optimal dalam merencanakan, mengkoordinasikan, memastikan pelaksanaan kegiuatan, dan evaluasi menyeluruh atas pencapaian program swasembada pangan,” katanya.

“Dampak nyata dari terobosan kebijakan tersebut di antaranya: Pertama, keberhasilan menurunkan harga pupuk hingga 20 persen, volume pupuk melonjak hingga 700 persen karena pemerintah membangun tujuh pabrik pupuk baru. Begitu juga dari sisi pengawasan pemerintah telah mencabut 2300 ijin usaha sektor pertanian karena melanggar peraturan dan melakukan permainan harga. Bahkan 192 orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pangan," tegasnya.

Dampak nyata kedua, kata Eli Salomo, peningkatan lahan pertanian pada Periode Oktober hingga Desember 2025 yang tercatat lebih tinggi 500 ribu hektar dibandingkan 2024 lalu.

Ketiga, lanjutnya, mengutip data dari Kementerian Pertanian, pemerintah secara bertahap telah berhasil menaikan produksi pangan nasional.

Misalnya pada 2025 tercatat ekspor Pertanian Indonesia melonjak hingga 33 Persen, stok pangan nasional mencapai 3,2 juta ton, dan yang sangat menggembirakan adalah nilai tukar petani menembus angka 125,35, tertinggi sepanjang sejarah.

Menurut Eli, pemerintah menargetkan serapan gabah dan beras nasional 2026 mencapai 4 juta ton.

Angka ini adalah terget dalam rangka penguatan swasembada pangan berkelanjutan.

Sebagai catatan, pada 2025 Bulog berhasil menyerap 3,2 juta ton beras. Target tersebut telah didukung dengan penambahan anggaran hingga mencapai Rp.39 Triliun.

Sementara dukungan kepada petani secara langsung oleh pemerintah cukup membantu keuangan petani.

Presiden Prabowo dalam pidatonya secara tegas menetapkan harga gabah hasil produksi petani seharga Rp 6500 per kg.

Kebijakan Presiden merupakan insetif yang sangat berharga bagi petani, karena dapat menjual produk gabah kering panen mereka pada tingkat yang menguntungkan.

“Kaum tani wis gumuyu lan gemoy," ujar Eli Salomo.

Dengan keyakinan dan komitmen kuat Presiden Prabowo kebijakan impor pangan yang mencekik leher kaum akan dapat diatasi.

"Indonesai kembali berdiri di atas kaki sendiri," kata Eli Salomo Sinaga.

Sebelumnya, Presiden Prabowo resmi mengumumkan keberhasilan Indonesia mencapai swasembada pangan nasional 2025.

Presiden memandang bahwa pencapaian swasembada beras hanya dalam waktu satu tahun merupakan bukti kerja keras kabinetnya dan para pembantunya.

“Waktu saya dilantik jadi Presiden, memang saya beri target empat tahun swasembada beras, swasembada pangan. Saudara saudara bekerja keras, saudara Bersatu, saudara kompak, saudara hasilkan yang tadinya 4 tahun, saudara berikan kepada bangsa dan negara 1 tahun kita sudah swasembada, satu tahun kita sudah berdiri di atas kaki kita sendiri,” kata Presiden Prabowo. (ddy/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?

BACA ARTIKEL LAINNYA... Bantah Gibran, Said Abdullah Tegaskan tidak Ada Swasembada Beras di Masa Jokowi


Redaktur & Reporter : Dedi Sofian


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Saham INDS-APLN Beda Arah Usai Masuk UMA Bursa
• 12 jam laluidxchannel.com
thumb
Genjot Pembiayaan Syariah, Adira Finance Bidik Calon Jamaah Haji plus
• 18 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Yakin Ekonomi 2026 Cerah, Tahan Diri atau Mau Belanja? 
• 20 jam lalukompas.id
thumb
Cerita ART Nekat Pakai Gaji Beli Saham IPO, Hasilnya Tak Terduga
• 23 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Pertamina Alihkan Pasokan BBM Akibat Banjir Kudus
• 7 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.