Jenazah pendaki Gunung Slamet asal Magelang, Jawa Tengah Syafiq Ridhan Ali Razan (18) yang hilang belum dievakuasi. Syafiq diduga meninggal dunia 5 hari sebelum ditemukan.
Kepala BPBD Kabupaten Pemalang Agus Ikmaludin mengatakan, jenazah Syafiq ditemukan pada Rabu (14/1) hari ini. Kondisinya masih utuh.
"Meninggal sekitar sudah 5 hari. (Jenazah) masih utuh," ujar Agus, Rabu (14/1).
Syafiq diduga meninggal dunia akibat hipotermia atau kondisi kehilangan panas tubuh. Tubuhnya ditemukan di lereng.
"Dugannya hipotermia," jelas dia.
Relawan belum bisa mengevakuasi jasad Syafiq yang ditemukan di Gunung Malang area watu langgar, Kabupaten Purbalingga. "Belum (dievakuasi) karena cuaca hujan dan berkabut. Tapi malam ini kita terus bergerak," kata Agus.
Syafiq mendaki Gunung Slamet bersama seorang temannya bernama Himawan Haidar Bahran pada Sabtu, 27 Desember 2025 melalui Basecamp Dipajaya, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang.
Keduanya melakukan pendakian tektok atau tidak bermalam dan berencana turun pada Minggu, 28 Desember 2025. Namun di tengah jalan, Himawan mengalami cedera kaki. Syafiq turun untuk mencari pertolongan.
Lantaran tidak kunjung kembali, pada Minggu, 28 Desember 2025 malam, tim relawan gabungan akhirnya melakukan pencarian terhadap kedua pendaki itu.
Himawan akhirnya berhasil ditemukan di Pos 9 dan evakuasi ke basecamp pada Selasa, 30 Desember 2025 dalam kondisi lemas.



:strip_icc()/kly-media-production/medias/1348598/original/025336800_1474188983-607359520.jpg)
