Polemik Stand Up Mens Rea, Pengamat Ingatkan Etika dalam Kritik Politik

okezone.com
10 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Di era demokrasi digital, kritik dapat datang dari berbagai ruang, mulai dari mimbar akademik hingga panggung komedi. Humor politik kerap dipuji sebagai bentuk kebebasan berekspresi yang segar, namun tak jarang pula memantik kegaduhan ketika menyentuh wilayah sensitif kekuasaan.

Polemik seputar materi stand-up comedy Mens Rea yang menyinggung Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali memperlihatkan persoalan mendasar: di mana batas antara kritik yang sah dan etika publik yang harus dijaga.

Baca Juga :
Usut Kasus Pandji, Polisi Minta Pendapat Ahli soal Batasan Kebebasan Berekspresi

Pengamat hukum dan politik, Pieter C Zulkifli, mengajak publik untuk menimbang ulang makna kebebasan berekspresi dalam negara demokratis. Menurutnya, kritik tetap penting, tetapi penghormatan terhadap pilihan rakyat dan simbol negara tidak boleh dikesampingkan demi tawa sesaat.

"Komedi politik sah dalam demokrasi, tetapi ketika humor menyentuh simbol negara, etika publik diuji. Polemik Pandji–Gibran membuka kembali debat tentang batas kritik," kata Pieter, Rabu (14/1/2026).

Baca Juga :
Anaknya Dihina Fisik, Istri Pandji Pragiwaksono Pasang Badan

“Kebebasan berekspresi harus bertaut pada rasa hormat terhadap sesama warga negara, terutama terhadap institusi yang menjadi simbol negara,” ujarnya.

 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pertamina Enduro VR46 Racing Team hadirkan livery yang elegan
• 17 jam laluantaranews.com
thumb
Waka Komisi X DPR Minta Pendidikan Dokter Diaudit Buntut Bullying PPDS Unsri
• 6 jam laludetik.com
thumb
Jadwal Siaran Langsung Drawing Piala AFF 2026, Live di RCTI: Ayo, Timnas Indonesia!
• 17 jam lalubola.com
thumb
Persebaya Surabaya Lepas Eks Rekan Neymar di Timnas Brasil demi Datangkan Joao Tavares
• 6 jam laluharianfajar
thumb
Prof JJ Terpilih Kembali Jadi Rektor Unhas Periode 2026–2030, Raih Suara 95.8 Persen
• 23 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.