KPK Dalami Komunikasi Iin Farihin dan HM Kunang dalam Kasus Bekasi

republika.co.id
4 jam lalu
Cover Berita
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami komunikasi yang dilakukan oleh anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Iin Farihin, dengan HM Kunang, tersangka kasus dugaan korupsi dan ayah dari Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang. Pemeriksaan ini terkait kasus dugaan suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi yang berlangsung pada 13 Januari 2026.

KPK menemukan adanya komunikasi intens antara Iin Farihin dan HM Kunang. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan bahwa komunikasi tersebut telah di-capture dan sedang diklarifikasi serta didalami lebih lanjut. Pernyataan ini disampaikan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Rabu (14/1).

Budi menjelaskan bahwa dalam konstruksi perkara ini, HM Kunang diduga terlibat dalam pengurusan pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Bekasi. Oleh karena itu, KPK tidak hanya menelusuri aliran uang terkait dugaan suap proyek kepada Ade Kuswara, tetapi juga terhadap HM Kunang.

Latar Belakang Kasus

Sebelumnya, pada 18 Desember 2025, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Dari operasi tersebut, sepuluh orang ditangkap, termasuk Ade Kuswara dan ayahnya, HM Kunang. Pada 19 Desember 2025, delapan dari sepuluh orang yang ditangkap dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk diperiksa secara intensif.

KPK juga mengumumkan penyitaan uang ratusan juta rupiah yang diduga terkait suap proyek di Kabupaten Bekasi. Pada 20 Desember 2025, KPK menetapkan Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, ayahnya HM Kunang, dan seorang pihak swasta bernama Sarjan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap ini. Ade Kuswara dan HM Kunang diduga sebagai penerima suap, sementara Sarjan diduga sebagai pemberi suap.

.rec-desc {padding: 7px !important;} Konten ini diolah dengan bantuan AI.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : antara
Advertisement

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Percepat Pembangunan 80 Ribu Gerai Kopdes Merah Putih
• 23 jam lalurepublika.co.id
thumb
Mendagri Dorong Kepala Daerah Kreatif Bangun Ekonomi Mandiri
• 10 jam laludetik.com
thumb
Sentuhan Warna-warni di Stasiun Cikini-Jayakarta Bikin Mood Penumpang Naik
• 8 jam laludetik.com
thumb
Sugiono Kawal Penculikan 3 WNI oleh Bajak Laut di Perairan Gabon dengan Kedutaan China
• 17 jam lalubisnis.com
thumb
Kakorlantas: ETLE drone lompatan besar penegakan hukum lalu lintas
• 19 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.