Agresivitas mobil China terasa dominan di pasar otomotif nasional 2025. Sejumlah merek baru hadir, menawarkan fitur terkini, teknologi mutakhir, serta gejolak harga yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Kendati demikian, jenama Jepang yang telah mendominasi pasar selama puluhan tahun tetap kokoh di peringkat teratas. Termasuk raksasa otomotif Negeri Matahari Terbit, Toyota dan Daihatsu.
Berdasarkan data wholesales (distribusi dari pabrik ke diler) Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Toyota menyumbang pangsa pasar hingga 31,2 persen dengan total penjualan 250.431 unit pada 2025.
Posisi kedua ditempati Daihatsu yang sudah duduk sebagai runner up selama 17 tahun. Pada periode 2025, Daihatsu berkontribusi terhadap keseluruhan pasar otomotif sebesar 16,3 persen dengan meraih angka wholesales 130.677 unit.
Adapun jenama Jepang lainnya seperti Mitsubishi Motors memiliki market share 8,9 persen dengan 71.781 unit, Suzuki berkontribusi sebesar 8,3 persen dengan 66.345 unit, dan pangsa pasar Honda sebanyak 7 persen dengan 56.500 unit.
Di bawah lima pabrikan Jepang yang dominan itu hadir BYD di posisi keenam sebagai merek Tiongkok terlaris tahun 2025. Perusahaan asal Kota Shenzhen, China ini menorehkan total wholesales 46.711 unit dengan pangsa pasar 5,8 persen.
Sementara itu, Chery dan Wuling menjadi dua merek China lainnya dengan kontribusi di atas 1 persen. Masing-masing meraih 2,4 persen dan 2,3 persen. Sejumlah pabrikan Tiongkok lainnya masih tidak sampai 1 persen.
Kehadiran ragam merek China dengan produk bergelimang teknologi baru jelas menambah opsi masyarakat di Indonesia. Namun, eksistensi Jepang yang telah dibentuk selama puluhan tahun masih memberikan daya pikat bagi calon konsumen.
Hampir seluruh pabrikan mengalami penyusutan capaian penjualan. Hal ini dikarenakan terjadi penurunan secara keseluruhan. Sepanjang tahun 2025, asosiasi mencatat wholesales sebanyak 803.687 unit. Angka tersebut turun 7,2 persen dibandingkan periode yang sama pada 2024 yang mencapai 865.723 unit.
Kondisi serupa juga tercermin pada penjualan ritel. Sepanjang 2025, penjualan dari diler ke konsumen tercatat sebanyak 833.692 unit. Capaian tersebut turun 6,3 persen dibandingkan penjualan ritel 2024 yang berada di level 889.680 unit. Pelemahan daya beli masyarakat, khususnya kelas menengah, menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kinerja pasar.
Daftar merek mobil terlaris di Indonesia 2025:Toyota: 250.431 unit
Daihatsu: 130.677 unit
Mitsubishi Motors: 71.781 unit
Suzuki: 66.345 unit
Honda: 56.500 unit
BYD: 46.711 unit
Mitsubishi Fuso: 25.235 unit
Isuzu: 25.121 unit
Chery: 19.391 unit
Hyundai: 19.007 unit



