Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai merealisasikan pembongkaran proyek monorel yang terbengkalai. Melalui Dinas Bina Marga, satu tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, dibongkar pada Rabu (14/1) malam sebagai tahap awal.
Berdasarkan pengamatan di lapangan sekitar pukul 22.47 WIB, proses pembongkaran melibatkan enam pekerja. Tiang yang dibongkar merupakan tiang bernomor 3 dan belum sepenuhnya dilapisi beton. Struktur yang terlihat didominasi rangka baja, sementara beton hanya terdapat pada bagian dasar tiang.
Proses pemotongan rangka besi dilakukan menggunakan dua alat las. Demi keamanan, area kerja ditutup dengan sekat pembatas. Pembongkaran satu tiang memakan waktu kurang lebih 30 menit. Besi hasil pemotongan kemudian dikumpulkan dan ditandai, sebelum dipisahkan menjadi dua bagian dengan ukuran sekitar 2,1 meter dan 3 meter.
Sejumlah petugas gabungan turut berjaga di lokasi. Anggota Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengatur arus lalu lintas di sekitar area pembongkaran, sementara Satpol PP melakukan pengamanan.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan bahwa total ada 109 tiang monorel yang direncanakan untuk dibongkar. Langkah ini diharapkan dapat memperbaiki tata kota sekaligus mengurangi potensi kemacetan akibat keberadaan tiang-tiang mangkrak tersebut.
Pramono menambahkan, proyek pembongkaran ini ditargetkan selesai pada September 2026 dengan total anggaran sekitar Rp 254 juta.

/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2025%2F06%2F14%2Fe800e9cdfa19c3ab3d9fd3089e01591e-20250614AGS.jpg)

