Sutiyoso Dorong Penertiban Tiang Monorel Senayan, DPRD Buka Opsi Alih Fungsi

suara.com
5 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Mantan Gubernur Sutiyoso mengusulkan penertiban tiang monorel mangkrak di Senayan setelah penertiban di Rasuna Said.
  • Awalnya, monorel Senayan direncanakan untuk mobilitas suporter sepak bola besar dari luar kota.
  • DPRD DKI menyatakan pembongkaran tiang monorel akan bersifat kasus per kasus, tidak semua dibongkar total.

Suara.com - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso, secara gamblang melayangkan usulan agar keberadaan tiang monorel yang mangkrak di kawasan Senayan segera ditertibkan oleh pemerintah, menyusul apa yang saat ini dikerjakan di kawasan Rasuna Said.

"Saya berharap juga, sampai di Senayan nanti ditertibkan gitu," ujar pria yang akrab disapa Bang Yos di kawasan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (14/1/2026).

Sutiyoso sendiri awalnya berniat membangun monorel untuk manajemen mobilitas suporter sepak bola berskala besar saat menyambangi ibu kota.

"Supaya Anda tahu, kenapa kok minta rute Senayan? Supaya nanti kalau Bobotoh dari Bandung datang, Bonek dari Surabaya datang, dari stasiun, tidak darat. Dia langsung monorel ke sana gitu. Nanti pulangnya begitu lagi, sehingga kita aman di bawah, di jalan-jalan," imbuhnya.

Menanggapi permintaan pembersihan infrastruktur yang terabaikan tersebut, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa pemerintah provinsi saat ini masih memusatkan perhatian pada area Kuningan.

Mengingat selepas pembongkaran tiang-tiang monorel, fokus kegiatan akan beralih ke penataan kawasan sisi timur Rasuna Said agar selaras dengan apa yang tersaji di sisi barat.

"Yang sekarang ini, yang kami prioritaskan yang ada di tempat ini (Rasuna Said). Mudah-mudahan nanti September selesai (pembongkaran)," tutur Pramono di lokasi yang sama.

Kendati demikian, wacana pembersihan total seluruh tiang monorel di Jakarta tampaknya belum menjadi keputusan final bagi pihak legislatif di Kebon Sirih.

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, menjelaskan bahwa perlakuan terhadap beton-beton tua tersebut akan dibedakan berdasarkan letak geografis dan fungsinya.

Baca Juga: Senyum Sumringah Pramono Kala Tiang Monorel Mangkrak di Kuningan Mulai Dibongkar

"Tidak semua tiang monorel di Jakarta akan dibongkar. Kasus di Jalan H.R. Rasuna Said ini bersifat khusus karena sudah ada LRT, sehingga monorel dipastikan tidak bisa dilanjutkan," terang Yuke di Komplek DPRD DKI Jakarta.

Yuke menambahkan bahwa terdapat peluang alih fungsi bagi struktur beton di wilayah Senayan, alih-alih merubuhkannya secara total mengikuti jejak Rasuna Said.

"Di lokasi lain seperti Senayan atau kawasan lain, penanganannya akan dilihat case by case. Ada kemungkinan tiang monorel dimanfaatkan untuk fungsi lain, misalnya videotron atau kebutuhan lain, tergantung kajian," pungkasnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
164 Nama Anak Perempuan Yunani dan Ide Rangkaian yang Cantik
• 1 jam lalutheasianparent.com
thumb
Menuju Satu Dekade, BINUS SCHOOL Bekasi Raih Peringkat 8 SMA Terbaik Jabar
• 9 jam lalumediaapakabar.com
thumb
KPK Duga Ketua PBNU Aizzudin Abdurrahman Jadi Perantara di Kasus Yaqut
• 8 jam lalurepublika.co.id
thumb
Didepak RI, Kontainer Radioaktif Akhirnya Dibawa Filipina ke Tempat Aman
• 22 jam laludetik.com
thumb
Napoli gagal kembali ke jalur kemenangan setelah ditahan imbang Parma
• 12 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.