Liputan6.com, Jakarta - PT Pertamina Gas (Partagas) mendukung kelancaran dari operasi Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan dari sudut suplai gas, melalui pembangunan proyek dari pipa gas Senipah-Balikpapan yang menjadi sebagian dari infrastruktur terintegrasi RMDP.
Dalam penjelasannya, Direktur Utama Pertamina Gas Indra P. Sembiring mengatakan, pipa gas Senipah-Balikpapan tersebut telah beroprasi sejak 31 Desember 2023.
Advertisement
Hal tersebut merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional yang perannya penitng dalam mendukung tingkatan kapasitas pengolahan dan produksi Kilang Pertamina Balikpapan (KPB) dan RU V.
"Pipa gas Senipah–Balikpapan merupakan bagian dari infrastruktur terintegrasi di Balikpapan yang diresmikan Presiden Prabowo. Melalui infrastruktur gas ini, Pertagas sebagai pengelola, mendukung penuh keandalan operasional RU V dan Kilang Pertamina Balikpapan untuk memperkuat suplai energi nasional secara berkelanjutan," ujar Indra. Dikutip dari Antara, Kamis (15/1/2026).
Interkoneksi pipa gas Senipah-Balikpapan untuk sepanjang lebih kurang 78 kilometer dibandung untuk menyalurkan gas bumi di wilayah hulu, yaitu K3S di Senipah, Kalimantan Timur (Kaltim).
Dengan tujuannya ke kilang Balikpapan dengan kapasitas untuk penyalurannya mencapai 125 MMSCFD (juta standar kaki kubik per hari).
Optimalisasi dilakuakn pada penyaluran gas tersebut menjadi sebuah elemen penting dalam menjaga kontinuitas efisiensi operasional RMDP Balikpapan.



