Grid.ID- Sepatu khusus padel memiliki peran penting dalam menunjang performa dan keselamatan pemain di lapangan. Namun, tidak sedikit pemain yang mengeluhkan sepatu padel cepat aus meski baru digunakan beberapa bulan.
Padahal, dengan perawatan yang tepat, usia pakai sepatu padel bisa diperpanjang secara signifikan. Daya tahan sepatu sangat berpengaruh pada grip, kenyamanan, dan risiko cedera saat bermain.
Karena itu, memahami cara merawat sepatu padel menjadi hal yang krusial bagi pemain pemula maupun berpengalaman. Berikut tips sepatu padel awet agar tetap nyaman dan aman digunakan, sebagaimana dikutip dari Padel Shop, Rabu (14/1/2026).
Mengapa Daya Tahan Sepatu Padel Penting?
Sepatu padel harus menahan beban berat selama permainan, mulai dari gerakan berhenti mendadak, putaran cepat, hingga sliding di lapangan. Jika sepatu padel sudah aus, grip akan berkurang dan kenyamanan menurun drastis. Kondisi ini bukan hanya mengganggu performa, tetapi juga meningkatkan risiko cedera pada kaki, lutut, dan pergelangan.
Oleh karena itu, pemain perlu memperhatikan berapa lama sepatu padel digunakan, kapan harus diganti, serta bagaimana cara merawatnya dengan benar. Perawatan yang tepat akan membantu sepatu tetap optimal sekaligus melindungi tubuh dari cedera yang tidak perlu.
Berapa Lama Sepatu Padel Bisa Bertahan?
Secara umum, sepatu padel memiliki usia pakai sekitar 60 hingga 100 jam bermain. Jika seseorang bermain padel tiga kali seminggu, sepatu bisa perlu diganti hanya dalam hitungan beberapa bulan. Namun, durasi ini sangat bergantung pada beberapa faktor penting.
Faktor pertama adalah frekuensi bermain, karena semakin sering digunakan, sepatu padel akan semakin cepat aus. Kedua, jenis permukaan lapangan juga berpengaruh, terutama lapangan yang kasar atau berpasir yang dapat mempercepat abrasi sol.
Gaya bermain, seperti sering melakukan sliding atau pivot, turut mempercepat keausan. Selain itu, kualitas sepatu padel juga menentukan, meski sepatu mahal tetap membutuhkan perawatan agar awet.
Tanda-Tanda Sepatu Padel Mulai Aus
Tidak semua kerusakan sepatu padel terlihat jelas dari luar. Salah satu tanda paling umum adalah berkurangnya grip, yang membuat pemain lebih mudah terpeleset. Selain itu, sol yang mulai menipis, bagian atas sepatu yang mulai robek, hingga bantalan yang terasa “kempis” juga menjadi indikator keausan.
Rasa nyeri pada kaki atau lutut setelah bermain juga bisa menjadi sinyal bahwa sepatu padel sudah kehilangan daya topang dan kemampuan meredam benturan. Jika tanda-tanda ini muncul, performa dan keselamatan pemain sudah mulai terancam.
Tips Sepatu Padel Awet dan Tahan Lama
Ada beberapa kebiasaan sederhana yang dapat membantu memperpanjang usia sepatu padel. Pertama, selalu angin-anginkan sepatu setelah bermain dan hindari menyimpannya di dalam tas olahraga yang tertutup rapat. Udara yang lembap dapat merusak material sepatu.
Kedua, jika sepatu padel basah, biarkan kering secara alami. Hindari menjemur di bawah panas langsung atau meletakkannya dekat pemanas karena dapat merusak bentuk dan bahan sepatu. Mengisi bagian dalam dengan kertas koran bisa membantu menyerap kelembapan.
Ketiga, gunakan semprotan sepatu atau deodorizer untuk menjaga kebersihan dan kesegaran bagian dalam sepatu padel. Keempat, jika bermain secara rutin, sebaiknya gunakan dua pasang sepatu secara bergantian agar masing-masing sepatu memiliki waktu “pemulihan”. Kelima, gunakan sepatu padel hanya di lapangan padel, karena pemakaian di jalan atau gym akan mempercepat keausan sol.
Kapan Sepatu Padel Harus Diganti?
Mengganti sepatu padel tidak selalu menunggu hingga berlubang atau rusak parah. Sepatu sebaiknya diganti saat grip sudah berkurang, sol mulai halus, atau kaki terasa cepat lelah dan tidak stabil saat bergerak. Kehilangan daya topang dan bantalan juga menjadi alasan kuat untuk segera mengganti sepatu.
Menunda penggantian sepatu padel yang sudah aus dapat meningkatkan risiko cedera dan menurunkan performa bermain. Dengan memahami tips sepatu padel awet dan mengenali tanda-tanda keausan, pemain dapat menjaga kenyamanan, keamanan, dan kualitas permainan dalam jangka panjang. (*)
Artikel Asli




