Kisah Aurelie Moeremans Buka Luka Lama, Nikita Willy Jadi Sorotan Publik

eranasional.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, ERANASIONAL.COM – Nama artis Nikita Willy mendadak kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial. Kali ini, sorotan publik muncul setelah kisah hidup Aurelie Moeremans dalam buku autobiografinya berjudul Broken Strings ramai diperbincangkan dan memicu beragam spekulasi.

Dalam buku tersebut, Aurelie Moeremans secara terbuka membagikan pengalaman pahit yang ia alami sejak usia muda. Tak hanya mengungkap kisah sebagai korban child grooming, Aurelie juga menuturkan pengalamannya menghadapi tekanan mental dan dugaan perundungan saat bekerja di lokasi syuting sinetron.

Aurelie mengisahkan bahwa peristiwa tersebut terjadi ketika ia berusia 18 tahun. Ia memang tidak menyebutkan secara eksplisit judul sinetron maupun nama artis yang terlibat. Namun, ia menyebut bahwa dirinya bukan pemeran utama, meski mendapatkan bayaran cukup besar untuk ukuran usianya kala itu.

Jika ditarik ke belakang, Aurelie Moeremans lahir pada 1993. Artinya, ketika berusia 18 tahun, ia aktif berakting sekitar tahun 2011. Pada tahun tersebut, Aurelie tercatat membintangi sinetron Putri yang Ditukar, di mana ia memerankan karakter bernama Nina. Sinetron tersebut diketahui memiliki rating tinggi dan dibintangi sejumlah artis papan atas, dengan Nikita Willy sebagai pemeran utama.

Dari sinilah spekulasi publik mulai berkembang. Dalam buku Broken Strings, Aurelie menyebut bahwa dirinya merasa dirundung oleh pemeran utama sinetron tersebut. Ia mengaku mengalami tekanan psikologis yang membuatnya merasa tidak nyaman berada di lokasi syuting.

Meski demikian, penting dicatat bahwa Aurelie tidak pernah menyebut nama siapa pun secara langsung. Ia hanya menceritakan pengalaman personalnya dari sudut pandang korban, tanpa menunjuk individu tertentu.

Namun, warganet kemudian mengaitkan kisah itu dengan beberapa pernyataan Aurelie dalam wawancara televisi yang pernah tayang sebelumnya. Dalam salah satu program, Aurelie bercerita tentang pengalaman ditawari bermain sinetron dengan syarat khusus yang cukup ekstrem.

Kala itu, Aurelie diminta memotong rambut panjangnya menjadi sangat pendek demi peran tomboy yang akan ia mainkan. Permintaan tersebut ia penuhi, meski harus mengorbankan penampilan yang sudah menjadi ciri khasnya sejak lama.

“Aku pernah ditawarin masuk satu judul lagi. Tapi produsernya bilang, ‘kamu harus potong rambut pendek karena perannya tomboy naik motor’,” ungkap Aurelie dalam wawancara tersebut.

Ironisnya, setelah rambutnya terlanjur dipotong, Aurelie justru batal dilibatkan dalam sinetron tersebut. Ia mengaku mendapat informasi bahwa pemeran utama tidak ingin bermain bersamanya.

“Setelah aku potong rambut, peran utamanya bilang, ‘jangan pakai Aurelie’,” lanjutnya.

Peristiwa itu meninggalkan kekecewaan mendalam bagi Aurelie, bukan hanya secara profesional, tetapi juga emosional. Rambut panjang yang sudah ia rawat bertahun-tahun terpaksa hilang, sementara kesempatan kerja yang dijanjikan tak kunjung terwujud.

Cerita ini kemudian kembali dihubungkan oleh publik dengan wawancara lama Nikita Willy dalam kanal YouTube milik Jordi Onsu. Dalam perbincangan tersebut, Nikita sempat mengungkapkan prinsipnya dalam bekerja di lokasi syuting, khususnya soal sikap dan etika sesama pemain.

Nikita menyebut dirinya sangat menjunjung tinggi kru dan menganggap mereka sebagai keluarga. Namun, ia mengaku memiliki batas toleransi terhadap rekan pemain yang dinilai memiliki sikap tidak baik.

“Kalau kru, aku enggak pernah minta ganti. Tapi kalau ada pemain yang attitude-nya enggak baik, aku bisa bilang ke sutradara,” ujar Nikita saat itu.

Ia bahkan secara blak-blakan mengatakan bahwa dirinya tidak segan menyampaikan ketidaksukaan terhadap pemain tertentu apabila dianggap mengganggu suasana kerja.

Pernyataan tersebut kini kembali viral dan dikaitkan dengan kisah Aurelie Moeremans, meski tidak ada konfirmasi langsung bahwa keduanya merujuk pada orang atau peristiwa yang sama.

Hingga saat ini, Nikita Willy memilih untuk tidak memberikan tanggapan atas spekulasi yang berkembang di media sosial. Sikap diam tersebut justru memicu pro dan kontra di kalangan warganet, dengan sebagian menilai Nikita tak perlu merespons isu lama, sementara lainnya berharap ada klarifikasi agar tidak berkembang menjadi fitnah.

Di sisi lain, Aurelie Moeremans juga tidak menambahkan pernyataan baru terkait spekulasi yang menyeret nama Nikita Willy. Ia tetap konsisten tidak mengungkap identitas siapa pun dalam kisah hidupnya.

Pengamat hiburan menilai, fenomena ini menunjukkan bagaimana cerita personal dalam buku atau wawancara lama bisa kembali mencuat dan ditafsirkan ulang oleh publik, terutama di era media sosial. Tanpa klarifikasi langsung dari pihak terkait, spekulasi kerap berkembang liar.

Kasus ini juga menjadi pengingat pentingnya kesehatan mental di industri hiburan, khususnya bagi artis muda yang kerap berada di bawah tekanan lingkungan kerja, ekspektasi publik, dan relasi kuasa di lokasi syuting.

Hingga kini, kisah Aurelie Moeremans melalui Broken Strings masih menuai simpati luas, sementara keterkaitan dengan Nikita Willy tetap berada di ranah dugaan publik, bukan fakta yang terkonfirmasi.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Emiten Portofolio Hapsoro (PADI) Bakal Right Issue, Adakah Pembeli Siaga?
• 4 jam lalukatadata.co.id
thumb
Packing untuk Liburan? Ini Barang Serbaguna yang Perlu Selalu Dibawa
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Driver Taksi Online Ditemukan Meninggal di Bogor, Sempat Lambaikan Tangan
• 22 jam laludetik.com
thumb
Jurgen Klopp Bantah Dihubungi Real Madrid untuk Gantikan Xabi Alonso
• 14 jam lalugenpi.co
thumb
Awal Mula Syafiq Ali Hilang di Gunung Slamet, Berusaha Cari Bantuan untuk Temannya Malah Berakhir Tewas
• 9 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.