Ramai Disorot Usai Singgung Gibran, Pandji Pragiwaksono Tegaskan Stand-Up Politik Akan Terus Berlanjut

grid.id
3 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Pandji Pragiwaksono kembali menjadi sorotan publik usai materi stand-up comedy-nya menyinggung isu politik, termasuk figur Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka. Potongan materi tersebut ramai diperbincangkan di media sosial dan memicu beragam reaksi dari warganet.

Di tengah perbincangan tersebut, Pandji akhirnya angkat bicara melalui sebuah video yang direkam di New York City. Dalam video itu, ia sekaligus menjawab pertanyaan publik mengenai kelanjutan pertunjukan stand-up bertajuk Mens Rea yang sebelumnya tayang di Netflix.

Pandji menegaskan bahwa dirinya tidak akan membuat Mens Rea Part 2. Namun, ia memastikan bahwa hal tersebut bukan berarti dirinya berhenti melakukan stand-up comedy, termasuk membahas isu sosial dan politik.

“Jawaban singkatnya karena saya tidak pernah mengulang judul,” kata Pandji menjelaskan alasan tidak adanya Mens Rea Part 2, dikutip Grid.ID melalui tayangan Youtubenya di @pandji.pragiwaksono, Kamis (15/01/2026)

Menurut Pandji, sejak awal kariernya sebagai komika, setiap pertunjukan selalu memiliki judul dan konsep yang berbeda. Ia menyebut Mens Rea merupakan pertunjukan stand-up spesialnya yang ke-10 dengan karakter dan pendekatan tersendiri.

Meski begitu, Pandji memastikan bahwa dirinya akan kembali menggelar pertunjukan stand-up comedy tunggal di masa mendatang. Ia menyebut hanya membutuhkan waktu karena proses kreatif yang tidak singkat.

“Pertanyaan yang lebih tepat sebenarnya adalah apakah Pandji akan stand-up lagi, dan jawabannya adalah akan,” ujarnya.

Pandji juga menegaskan bahwa politik tetap akan menjadi salah satu tema utama dalam materi stand-up yang ia bawakan. Menurutnya, isu sosial dan politik adalah hal yang paling dekat dengan dirinya.

“Apakah temanya akan politik? Pasti akan, karena itu yang dekat sama saya,” kata Pandji menegaskan.

Ia menjelaskan bahwa menulis materi stand-up berdurasi dua jam bukanlah proses instan. Untuk Mens Rea sendiri, Pandji mengaku membutuhkan waktu lebih dari satu tahun untuk menulis dan satu tahun lainnya untuk menguji materi di berbagai panggung open mic.

Selain politik, Pandji menyebut pertunjukannya juga kerap diselingi dengan topik ringan. Mulai dari isu sehari-hari, kesehatan mental, hingga candaan sederhana agar pertunjukan tetap berimbang.

 

Dalam cuplikan Mens Rea yang kembali viral, Pandji memang dikenal kerap menyentil berbagai figur dan fenomena politik nasional. Hal tersebut kembali mencuat seiring ramainya pembahasan mengenai kritik terhadap elite politik.

Pandji pun menegaskan bahwa sejak awal, Mens Rea tidak pernah dirancang untuk mengubah sikap para politisi. Ia menilai stand-up comedy lebih ditujukan untuk mengajak penonton berpikir kritis.

“Mens Rea itu tidak didesain untuk mengubah para politisi, karena percuma,” ucap Pandji dalam salah satu materinya.

Ia menambahkan, kritik yang disampaikan lewat komedi adalah bagian dari kebebasan berekspresi dan refleksi sosial. Menurutnya, komedi justru bisa menjadi medium yang jujur untuk menyampaikan keresahan publik.

Di tengah sorotan terhadap materi stand-up politiknya, Pandji berharap masyarakat bisa melihat konteks secara utuh. Ia menekankan bahwa kritik dalam komedi tidak ditujukan secara personal, melainkan pada fenomena dan kebijakan.

Sambil menunggu pertunjukan terbarunya, Pandji mengajak publik untuk menonton kembali pertunjukan stand-up spesialnya yang terdahulu. Ia menyebut setiap judul memiliki konsep dan pesan yang berbeda sesuai dengan fase perjalanan karirnya.

Dengan pernyataan tersebut, Pandji menegaskan bahwa dirinya tidak akan menjauh dari isu politik. Di tengah pro dan kontra, ia memastikan stand-up comedy tetap menjadi ruang baginya untuk bersuara dan menyampaikan kritik sosial. (*)

Artikel Asli


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
• 19 jam lalusuara.com
thumb
Buka suara, suami Boiyen luruskan tuduhan penggelapan dana investasi Rp200 Juta
• 3 jam lalubrilio.net
thumb
Hasil Geledah Kantor Pajak, KPK Endus Suap Mengalir ke Sejumlah Pegawai DJP
• 22 jam laluliputan6.com
thumb
Target Pertumbuhan 6 Persen Tahun 2026 ”Tertampar” Realitas
• 9 jam lalukompas.id
thumb
Detik-detik Mobil Lawan Arah Masuk Busway Matraman, Bus Transjakarta Tak Mau Mengalah! Endingnya...
• 4 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.