Menko bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bertemu dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia mengaku membahas rencana pembelian energi dari Amerika Serikat (AS) serta pembelian pesawat.
Airlangga mengatakan pihaknya menyiapkan Perpres pembelian energi dan juga pesawat sembari memasukkan sejumlah poin yakni poin risk assessment sehingga masukan-masukan terkait dengan risiko bisnis akan melengkapi Perpres yang tengah digodok termasuk soal pembelian pesawat oleh maskapai Garuda Indonesia.
Airlangga menyebut penilaian resiko spesifik pada pencegahan korupsi dalam mekanisme proses pembelian energi.
Baca Juga :
KPK Periksa Ono Surono Terkait Kasus Suap Ijon Ade KuswaraKetika ditanya terkait dengan kasus suap pajak di lingkungan Kementerian Keuangan yang tengah diusut KPK, Airlangga mengatakan topik itu tidak dibahas sama sekali.
"Terkait dengan risk assessmentnya. Jadi masukan-masukan mengenai risk assessment nanti melengkapi perpres yang sedang dibuat. Karena kita akan membuat dua perpres. Satu terkait dengan pembelian energi oleh Pertamina. Yang kedua terkait dengan pembelian pesawat oleh Garuda," kata dia dikutip dari Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Kamis, 15 Januari 2026.
"Risikonya mengenai mekanismenya saja. Soal korupsi pajak tidak kita bahas ya tadi," sambungnya.

/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2025%2F08%2F25%2Fef31ce1fdd69659cb592279b883bb34f-cropped_image.jpg)
