Liputan6.com, Jakarta - Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad menitipkan pesan tentang pentingnya keberadaan generasi muda desa. Menurutnya, peran generasi muda desa sangat penting untuk masa depan Indonesia yang lebih baik.
"Kalau teman-teman, adik-adik kita, generasi muda yang di desa kuat, insyaallah masa depan kita akan lebih kuat," kata Raffi Ahmad saat menghadiri Peringatan Hari Desa Nasional 2026, seperti diikuti secara daring di Jakarta, Kamis.
Advertisement
Menurut Raffi, masyarakat desa terutama generasi muda harus mendapatkan perhatian yang lebih. Tujuannya agar mereka dapat senantiasa mengembangkan diri menjadi pribadi yang kuat.
"Justru yang harus kita perhatikan adalah teman-teman yang di desa," ucapnya.
Di tengah momentum peringatan Hari Desa Nasional 2026, Raffi Ahmad mendoakan kemajuan bagi desa serta Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT).
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menyampaikan, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, desa ditempatkan sebagai subjek atau pelaku utama pembangunan nasional.
"Baru Bapak Presiden Prabowo yang menempatkan desa menjadi subjek, atau menjadi pelaku utama pembangunan negeri ini,” kata Mendes Yandri.
Sejalan dengan itu, menurut dia, paradigma tersebut menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata, sekaligus mempercepat pengentasan kemiskinan, mengingat sebagian besar potensi sumber daya nasional berada di wilayah perdesaan.
Saat ini, lanjutnya, Indonesia memiliki sebanyak 75.266 desa. Jumlah yang besar itu mencerminkan bahwa pembangunan desa secara efektif tidak dapat dilakukan jika hanya mengandalkan satu kementerian, lembaga, atau sektor tertentu.
Oleh karena itu, kata Mendes, pembangunan desa harus dilakukan secara kolaboratif lintas sektor sebagaimana arahan dari Presiden Prabowo Subianto.




