Kapal Wisata KM Prestige Voyager Kandas di Raja Ampat, 28 Wisatawan China Selamat

rctiplus.com
2 jam lalu
Cover Berita

RAJA AMPAT, iNews.id – Kapal wisata KM Prestige Voyager kandas di Raja Ampat selama sekitar empat jam di perairan Pulau Aroborek, Papua Barat Daya. Insiden ini terjadi saat kapal berupaya menghindari cuaca buruk demi menjaga keselamatan penumpang dan awak kapal.

Kasat Polair Polres Raja Ampat Ipda Feni Maulana menjelaskan, kapal tersebut sebelumnya mengantar wisatawan untuk melakukan aktivitas menyelam di perairan Yanggefo. Namun kondisi cuaca yang memburuk membuat nahkoda memutuskan mencari lokasi aman.

“KM Prestige Voyager mengantarkan para tamu untuk melakukan kegiatan menyelam di perairan Yanggefo. Kapal bertolak dari perairan Yanggefo untuk mencari tempat berlindung dari cuaca yang buruk dan nahkoda memutuskan memilih Yenbeser,” ujar Ipda Feni kepada wartawan dikutip iNews Sorong Raya, Kamis (15/1/2026).

Peristiwa kapal wisata KM Prestige Voyager kandas di Raja Ampat terjadi pada Selasa (13/1/2026) pukul 17.30 WIT. Saat itu, angin bertiup dari arah barat laut dan kondisi air laut tengah surut.

Kapal kemudian kandas di koordinat 0°30’902” LS dan 130°33’170” BT, tepat di perairan sekitar Pulau Aroborek.

“Kapal berlindung untuk menjaga keselamatan penumpang, kapal, dan kru. Posisi kapal hanya kandas karena kondisi air surut. Sekitar empat jam kemudian, saat air pasang, kapal kembali dapat beraktivitas,” kata Ipda Feni.

Nakhoda melakukan olah gerak hingga akhirnya kapal berhasil keluar dari lokasi kandas sekitar pukul 22.30 WIT. Setelah itu, kapal mencari area aman untuk lego jangkar sebelum melanjutkan pelayaran.

Pihak kepolisian memastikan seluruh penumpang dalam kondisi selamat. Total penumpang kapal terdiri dari 19 warga negara China, lima warga negara Indonesia, serta awak kapal.

“Seluruh penumpang dalam keadaan baik dan aman di kapal. Saat ini kapal telah kembali menuju Sorong,” kata Ipda Feni.

Selain memastikan keselamatan penumpang, kepolisian juga melakukan penyelidikan lanjutan terkait kemungkinan dampak lingkungan akibat kapal wisata KM Prestige Voyager kandas di Raja Ampat.

“Anggota kami masih melakukan pengecekan di dasar laut untuk melihat tingkat kerusakan, apakah ada karang yang terdampak atau tidak. Saat ini masih dalam proses penyelidikan,” ucapnya.

Insiden ini menjadi perhatian karena Raja Ampat merupakan kawasan wisata bahari yang memiliki ekosistem laut sensitif, sehingga setiap kejadian pelayaran harus ditangani secara cermat dan bertanggung jawab.

Original Article


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Prima Pramac luncurkan livery untuk bertempur di musim 2026
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
Daftar Agenda John Herdaman Dalam 2 Tahun Kontraknya Bersama Timnas Indonesia dan Timnas Indonesia U-23: Padat Banget!
• 10 jam lalubola.com
thumb
Kampus yang Meluluskan Nilai, Bukan Sikap
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam
• 22 jam lalusuara.com
thumb
Juve dilaporkan siap datangkan bek Bournemouth Senesi secara cuma-cuma
• 21 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.