Prabowo Mau Tambah Beasiswa LPDP 80%, Khusus dalam Bidang STEM

viva.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Presiden Prabowo Subianto berencana menambah beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) sebesar 80 persen, khususnya dalam bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM).

"Beliau (Presiden Prabowo Subianto) memberikan arahan untuk alokasi peruntukan dari beasiswa LPDP untuk diperbanyak ke STEM ya. Tadi beliau sempat menyampaikan berharap mencapai di atas 80 persen," kata Mensesneg Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis, 15 Januari 2026.

Baca Juga :
Dana Riset Capai 218%, Pemerintah Pastikan Peneliti yang Menang Hibah Riset Dapat Insentif
Ada Inovasi Terbaru untuk Audio Mobil

Presiden Prabowo Subianto Undang 1.200 Rektor dan Guru Besar
Photo :
  • Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden

Prasetyo menjelaskan bahwa pemerintah ingin fokus mengejar ketertinggalan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. "Karena kita memang konsentrasi untuk mengejar ketertinggalan kita terlebih dahulu di dalam hal penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi," kata dia.

Maka itu, Presiden Prabowo Subianto menambah alokasi dana riset dan inovasi untuk seluruh perguruan tinggi hingga Rp 4 Triliun.

Mulanya, dana riset itu hanya dialokasikan sebanyak Rp 8 triliun atau setara dengan 0,34 persen dari APBN kita. Dengan adanya tambahan itu, dana riset di Indonesia mencapai Rp12 triliun.

"Tadi di dalam pertemuan ada beberapa yang kemudian juga disampaikan kepada Bapak Presiden dan Bapak Presiden telah mengambil beberapa keputusan, salah satunya adalah dilaporkan bahwa dana riset di perguruan tinggi itu nilainya hanya 8 triliun, itu setara dengan 0,34 persen dari APBN kita," jelas Prasetyo.

Karena itu, Presiden menambah alokasi dana riset hingga Rp 4 triliun memperkuat riset-riset untuk seluruh universitas.

"Oleh karena itulah dalam forum tadi, Bapak Presiden langsung memutuskan untuk memberikan tambahan dana anggaran sebesar 4 triliun, yang harapannya ini dapat memperkuat riset-riset untuk seluruh universitas, termasuk bekerja sama dengan BRIN," ungkapnya.

Presiden Prabowo Subianto Undang 1.200 Rektor dan Guru Besar
Photo :
  • Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden

Ia menjelaskan riset-riset tersebut difokuskan untuk mengejar swasembada pangan, kemudian mengejar swasembada energi, yang ketiga mempersiapkan industrialisasi dan hilirisasi.

"Hilirisasi yang tahun ini akan mulai dilakukan groundbreaking besar-besaran yang tentunya membutuhkan sumber daya-sumber daya manusia yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi," imbuhnya.

Baca Juga :
Teknologi Autentikasi Perkuat Transaksi Nontunai di Luar Negeri
Dongkrak Ekonomi 2026, Purbaya Selaraskan Fiskal, Sektor Keuangan, dan Investasi
One Stop Pension Solution DPLK BRI di BRImo Bikin Persiapan Pensiun Jadi Lebih Mudah

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Rekomendasi dan Tips Milih Kompor Tanam untuk di Dapur, Penting Ketahui Fiturnya
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Asuransi Harta (AHAP) Bakal Tambah Modal demi Penuhi Aturan OJK
• 6 jam laluidxchannel.com
thumb
Kasus Kuota Haji, Pakar: Pengembalian Dana Tak Hapuskan Pidana
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Burkina Faso Krisis Keamanan usai Pembunuhan Eks Menteri
• 14 jam laluidntimes.com
thumb
Saham FOLK Meroket, Investor Ini Justru Lanjut Divestasi Rp5,2 Miliar
• 15 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.