Setiap orang tua pasti ingin melihat si kecil tumbuh jadi pribadi yang mandiri dan cerdas dalam mengambil keputusan. Nah, salah satu bekal penting yang perlu mulai ditanamkan sejak dini adalah pemahaman soal literasi keuangan.
Menurut Eastspring Investment, anak yang tidak diajari soal keuangan sejak kecil berisiko mengalami ketergantungan finansial atau kurang percaya diri di masa depan. Karena itu, usia emas jadi momen yang pas untuk mengenalkan konsep menabung, kerja keras, dan pentingnya menyisihkan uang sedikit demi sedikit.
Kalau kamu masih bingung harus mulai dari mana ngajarin anak nabung, teman kumparanMOM punya sejumlah tips yang bisa kamu terapkan di rumah, lho.
Tips Mengajarkan Anak Menabung Sejak DiniMom Gania Tri (32) cerita kalau ia sudah mulai ngajarin anaknya nabung sejak usia 2 tahun. Menurutnya, aktivitas simple seperti masukin koin ke celengan juga efektif buat melatih motorik anak, kok.
Dirinya pun mengakui kalau membentuk kemauan anak buat nabung memang nggak gampang. Biasanya, ia bakal kasih penjelasan pelan-pelan sambil ngebujuk pakai hal-hal yang disukai anaknya. “Diberi penjelasan sederhana. Nanti kalau celengan penuh boleh untuk membeli mainan yang diinginkan,” tuturnya.
Cerita serupa datang dari Mom Galih Kartika (31). Ia bahkan sudah mulai ngenalin kebiasaan menabung sejak anaknya masih berusia 8 bulan. Supaya anak makin semangat, Mom Galih rutin menanamkan afirmasi sederhana sejak dini.
“Afirmasi ke anak, kalau kamu punya keinginan buat beli sesuatu yang bukan kebutuhan primer, maka harus kumpulin uang dari uang jajan. Siapin tempat simpan uangnya sendiri seperti dompet dan celengan,” jelas Mom Galih.
Dari proses ini, Mom Galih mulai melihat perubahan pada karakter anaknya. Si kecil jadi terbiasa menyimpan uang sendiri dan lebih bijak saat menggunakannya karena punya tujuan yang ingin dicapai.
Hal yang sama juga dilakukan oleh Mom Dayanara (29). Sejak anaknya masih berusia satu tahun, ia sudah mulai mengenalkan kebiasaan menabung dari berbagai pemberian, seperti THR, uang jajan, maupun hadiah lainnya.
Berkat edukasi yang dilakukan secara konsisten, perubahan positif pun mulai tampak. Anak jadi lebih nurut dan nggak terlalu memaksa keinginannya untuk langsung dituruti. Jika sesekali si kecil tantrum, itu masih termasuk wajar.
Beda lagi dengan pengalaman Mom Laila Sari (27). Ketertarikan anaknya untuk menabung bermula dari celengan lucu yang langsung mencuri perhatian. Momen ini pun ia manfaatkan buat sekalian mulai ngajarin nabung.
teman kumparanMOM asal Kuala Lumpur ini juga punya trik tersendiri biar putrinya makin rajin nabung, yaitu dengan berbagi cerita masa kecilnya. “Dulu setiap mama mau apa, mau beli apa selalu menabung. Kalau dah penuh di celengan baru mama buka celengan untuk beli apa yang mama mau,” tuturnya.
Cara ini ternyata berbuah manis. Hingga usia 7 tahun, putrinya masih konsisten menabung, apalagi ketika ada sesuatu yang ingin ia capai. “Kali ini dia punya keinginan kuat ke suatu tempat, jadi makin semangat nabungnya,” tambahnya.
Dapatkan inspirasi parenting dan dukungan hangat dengan bergabung komunitas teman kumparanMOM di kum.pr/mom4




