Keluar Dari Zona Nyaman, Kiki Narendra Banyak Belajar Saat Terjun ke Sinetron

grid.id
4 jam lalu
Cover Berita

 

Grid.ID – Aktor Kiki Narendra kembali menantang dirinya dengan langkah baru di dunia seni peran. Di awal tahun 2026 ini, Kiki untuk pertama kalinya menjajal dunia sinema elektronik atau sinetron, sebuah medium yang selama ini belum pernah ia sentuh sepanjang kariernya.

Pengalaman perdana tersebut diakui Kiki sebagai tantangan besar. Pasalnya, aktor yang dikenal lewat peran-peran kuat di film dan series ini harus beradaptasi dengan ritme kerja yang sangat berbeda.

“Hm, ya karena jujur aja ini akan jadi tantangan buat gue sih. Gue belum pernah main di ‘sinema elektronik’ (sinetron),” ujar Kiki Narendra saat ditemui di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (15/1/2026).

Kiki mengungkapkan bahwa selama ini ia lebih akrab dengan dunia teater, film, dan series. Bahkan, istilah “stripping series” yang kini lekat dengan produksi sinetron modern pun menjadi hal baru baginya.

“Kalau sekarang mereka bilang stripping series ya, belum pernah. Jadi aku rasa ini sebuah langkah juga buat aku. Aku banyak banget belajar di sini, banyak banget dapat ilmu dari beliau-beliau,” lanjutnya.

Menurut Kiki, dunia film dan sinema elektronik tidak bisa disamakan begitu saja. Keduanya memiliki karakter, tempo, serta pendekatan akting yang berbeda. Hal inilah yang justru membuatnya tertarik untuk mencoba.

“Emang tidak bisa dibandingkan antara film dengan sinema elektronik ini. Karena it’s completely dunia yang berbeda gitu,” jelasnya.

Alih-alih merasa terbebani, Kiki justru menikmati proses belajar dari awal. Baginya, memulai sesuatu dari nol kembali memberikan sensasi tersendiri sebagai seorang aktor.

“Jadi buat aku menyenangkan sekali kalau kita bisa memulai sesuatu dari nol lagi. Ya semoga hasilnya bisa dinikmati. Deg-degan aku,” ucapnya jujur.

Kiki juga menceritakan perjalanan kariernya yang bermula dari dunia teater. Ia mengaku ditempa secara serius sejak lama oleh sosok maestro seni peran Tanah Air.

“Dulunya aku di teater kan. Dulu aku teater, mentor itu Bapak Slamet Rahardjo dari 2009. Terus masuk langsung ke film dan series. Jadi ini bener-bener pertama kali aku masuk ke sinema elektronik ini gitu,” paparnya.

Baca Juga: Dijodoh-jodohkan Netizen, Dahlia Poland dan Dicky SMASH Tegaskan Hubungan Mereka Hanya Sahabat

 

Sebagai aktor yang dikenal totalitas, Kiki tentu tak mau melangkah tanpa persiapan. Ia mengaku melakukan riset dan banyak bertanya kepada rekan-rekan sesama aktor yang sudah lebih dulu terbiasa dengan dunia sinetron.

“Hmm pastinya iya (riset). Aku banyak tanya-tanya dengan beberapa teman-teman yang sudah terbiasa di media ini gitu. Ya banyak, banyak sekali masukan-masukan,” katanya.

Soal cerita-cerita miring mengenai kerasnya lokasi syuting sinetron, Kiki mengaku sempat mendengarnya. Namun setelah terjun langsung, ia justru menemukan kenyataan yang berbeda.

“Ada yang memang bener-bener terjadi di lokasi, tapi ternyata tidak semenakutkan yang diomongin sih. Aku enjoy sekali di sini, bisa jalan ini gitu,” ungkapnya.

Selain faktor tantangan dan keinginan belajar, Kiki juga menyebut bahwa jadwal produksi yang sesuai menjadi alasan lain ia akhirnya menerima tawaran tersebut.

“Dan kebetulan juga emang jadwalnya tuh juga pas banget gitu ya jadwalnya. Enggak bisa dipungkiri,” tambahnya.

Saat ditanya apakah langkah ini merupakan bagian dari resolusinya di tahun 2026 untuk mencoba hal-hal baru, Kiki pun mengiyakan. Ia mengaku memiliki alasan personal yang mendorongnya keluar dari zona nyaman.

“Iya. Iya. Gue tuh awal mula mau ngambil ini nih karena gini, gue tuh punya kelas acting, Mas,” tutup Kiki.

Serial ini memotret fenomena sandwich generation bukan hanya sebagai angka di atas kertas beban finansial, melainkan luka batin yang mendalam. Konflik memuncak saat Firzha dan Thoriq merespons musibah ayah mereka dengan cara berbeda, menciptakan percikan ego yang mengancam keutuhan keluarga.

Di sisi lain, ada Zahra, anak yang tumbuh besar bersama mereka tanpa ikatan darah, justru memberi sudut pandang baru tentang arti kesetiaan: Apakah darah lebih kental daripada pengabdian?

Lewat "Keluarga Yang Tak Dirindukan" yang akan segera hadir di layar kaca, MDTV tidak hanya menyuguhkan cerita biasa, tapi juga memberikan gambaran jujur tentang kasih sayang, tanggung jawab, dan cara kita menghargai orang-orang terdekat. Tak hanya Kiki Narendra, serial ini akan dibintangi oleh Arbani Yasiz, Miqdad Addaussy, Nabila Zavira, Irene Librawati, dan masih banyak lagi.(*)

Baca Juga: Adly Fairuz Dua Kali Mangkir Sidang Dugaan Penipuan Berkedok Penerimaan Akpol

 

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Greenland Ternyata Vital Buat Ambisi Golden Dome Trump
• 21 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Kala Menlu Sugiono Jabat Tangan Dino Patti Djalal di Acara Tahunan Kemlu
• 14 jam laluidntimes.com
thumb
Stimulus Rp110,7 Triliun, Pemerintah Pacu Ekspor Tekstil
• 17 jam lalurepublika.co.id
thumb
Bobby Nasution Sindir Pemkot Binjai dan Pemkab Deli Serdang: Jangan Hanya Launching, Pelaksanaannya Gagal
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
UNTR Resmi Tuntaskan Aksi Buyback Saham Rp2 Triliun
• 14 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.