Rizal (58) sibuk melepaskan plastik merek pada botol plastik di “tempat kerjanya” di kawasan Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (15/1/2026).
Siapa sangka, di bawah rel kereta di samping Sungai Ciliwung yang tampak sepi tanpa aktivitas warga, ia justru mengubah sampah botol plastik menjadi rupiah untuk menyambung hidup.
Bapak yang tinggal di gubuk di bantaran Sungai Ciliwung ini menghabiskan waktu hari ini untuk memilah botol plastik hasil serokan dari sungai yang mengalir tepat di bawah lintasan rel.
Setelah terkumpul, botol-botol plastik itu dibersihkan dan dipilah sebelum dijual ke pengepul rongsok.
Satu karung botol plastik dihargai Rp80 ribu, menjadi sumber penghasilan Rizal untuk menafkahi keluarganya.





