Pantau - Polresta Mamuju bersama sejumlah organisasi kemahasiswaan di Kabupaten Mamuju menandatangani komitmen bersama untuk menjaga pelaksanaan demonstrasi yang damai dan tertib.
Penandatanganan ini dilakukan oleh Kapolresta Mamuju, Komisaris Besar Polisi Ferdyan Indra Fahmi, bersama masing-masing ketua organisasi mahasiswa se-Kabupaten Mamuju.
"Penandatangan komitmen bersama ini menjadi momentum sinergi antara kepolisian dan mahasiswa", ungkap Ferdyan.
Kegiatan ini berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan dihadiri oleh Kasat Intelkam Polresta Mamuju Kompol Bayu Aditya Yulianto, tokoh masyarakat H Damris, serta sekitar 20 orang perwakilan mahasiswa dari berbagai organisasi.
Sinergi dan Komitmen BersamaKapolresta Mamuju menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata dari komitmen pihak kepolisian untuk membangun ruang komunikasi terbuka dengan seluruh elemen masyarakat, khususnya mahasiswa.
" Kami menyadari mahasiswa memiliki peran penting dalam menyampaikan aspirasi masyarakat, mengawal kebijakan publik serta menjaga nilai-nilai demokrasi", ujarnya.
Polresta Mamuju, lanjut Ferdyan, selalu terbuka terhadap kritik dan masukan yang konstruktif demi menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman, kondusif, dan demokratis di wilayah hukum mereka.
Ia berharap kegiatan ini dapat mempererat hubungan emosional, menumbuhkan rasa saling memahami, serta menciptakan komunikasi yang efektif dan berkelanjutan antara kepolisian dan mahasiswa.
"Semoga pertemuan ini membawa manfaat, mempererat tali silaturahmi, dan menjadi langkah awal membangun sinergisitas positif antara kepolisian dan mahasiswa demi kemajuan daerah serta terjaganya demokrasi yang sehat di Kabupaten Mamuju", katanya.
Mahasiswa Akui Kesalahan dan Siap Jaga KondusifitasDalam forum yang sama, perwakilan aliansi mahasiswa secara terbuka mengakui kesalahan atas aksi demonstrasi anarkis yang pernah terjadi sebelumnya, serta menyampaikan permohonan maaf kepada pihak kepolisian.
Mereka juga menyatakan komitmen kuat untuk menjaga situasi keamanan di Kota Mamuju tetap aman dan damai.
Ketua PP Ipmapus Sulbar, Akbar Saputra, yang mewakili mahasiswa, menyampaikan apresiasinya kepada pihak kepolisian atas kesempatan berdialog secara langsung.
"Kami berterima kasih atas kesempatan berdialog secara langsung dalam suasana terbuka dan kekeluargaan. Kami berharap ke depan tidak ada lagi provokator yang dapat memicu hal-hal yang tidak diinginkan", ujarnya.
Akbar juga menegaskan bahwa aliansi mahasiswa siap menyampaikan aspirasi secara tertib, santun, dan sesuai aturan hukum, serta siap bersinergi dengan Polresta Mamuju menjaga situasi kamtibmas.
Dukungan Tokoh MasyarakatTokoh masyarakat H Damris turut mengapresiasi kesepakatan yang dibangun antara pihak kepolisian dan aliansi mahasiswa.
Menurutnya, dialog yang terbuka seperti ini merupakan langkah strategis yang patut menjadi contoh bagi daerah lain.
Ia berharap mahasiswa tetap menyampaikan kritik secara santun dan bermartabat.
"Ini menunjukkan adanya keterbukaan, kemauan untuk berdialog, serta komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Mamuju", kata Damris.



:strip_icc()/kly-media-production/medias/5345161/original/016616100_1757510873-WhatsApp_Image_2025-09-10_at_15.12.30.jpeg)