Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak mengaku sangat puas dengan performa lini pertahanan skuadnya seusai melewati paruh pertama Super League 2025/2026.
Ketangguhan barisan belakang Maung Bandung dinilai menjadi faktor kunci keberhasilan tim bersaing di papan atas klasemen.
Bojan Hodak menegaskan memiliki pertahanan yang solid dan minim kebobolan merupakan aspek terpenting dalam perjalanan Persib Bandung.
“Jika melihat hasil dan klasemen, tentu yang paling penting adalah pertahanan berjalan dengan baik. Jadi, sejauh ini pertahanan kami yang terbaik di liga, tentu saja ini adalah kunci (keberhasilan),” ujar Bojan Hodak dilansir Kamis (15/1/2026).
Sepanjang putaran pertama Super League 2025/2026, Persib Bandung tercatat sebagai tim dengan jumlah kebobolan paling sedikit.
Dari 17 pertandingan yang telah dijalani, Maung Bandung baru kemasukan 11 gol.
Ketangguhan lini pertahanan Persib Bandung semakin terlihat ketika bermain di hadapan pendukung sendiri. Saat tampil sebagai tuan rumah, skuad asuhan Bojan Hodak hanya kebobolan satu gol dari delapan laga yang sudah dilakoni.
Catatan impresif tersebut membuat Persib Bandung unggul dibandingkan rival-rivalnya. Persija Jakarta dan Persita Tangerang sama-sama telah kebobolan 14 gol, sementara Borneo FC dan Persebaya Surabaya sudah kemasukan masing-masing 16 gol.
Meski memiliki pertahanan yang solid, performa Persib Bandung di lini depan masih menjadi sorotan. Maung Bandung tercatat sebagai tim paling sedikit mencetak gol di antara empat besar klasemen sementara.
Hingga paruh musim, Persib Bandung baru mencetak 27 gol dari 17 pertandingan. Jumlah tersebut masih kalah produktif dibandingkan Malut United yang telah mencetak 33 gol, Persija Jakarta dengan 32 gol, serta Borneo FC yang mengoleksi 31 gol.
Menanggapi kondisi tersebut, Bojan Hodak memastikan pihaknya tetap akan melakukan evaluasi, khususnya untuk meningkatkan ketajaman lini serang.
Meski demikian, pelatih asal Kroasia itu mengaku tidak terlalu khawatir dan terus fokus mempersiapkan tim menghadapi putaran kedua kompetisi.
“Karena serangan bisa memenangkan pertandingan. Tapi pertahanan juga bisa memenangkan gelar juara,” tegas Bojan Hodak.(ant/lgn)



