Sidang Delpedro, Penyidik Akui Hanya Pakai HP Saat Patroli Siber Demo Agustus

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyidik dari Polda Metro Jaya, Iptu Willy Adrian mengaku hanya menggunakan ponsel saat patroli siber terkait kasus dugaan penghasutan demonstrasi akhir Agustus 2025.

Willy juga mengakui pendalaman materi hasil patroli siber tidak dilakukan sejak awal.

Melainkan baru dilakukan usai para tersangka yang ditangkap memberikan keterangan kepada penyidik.

"(Patroli siber lanjutan) Pada saat adanya penjelasan daripada demonstrasi dari demonstrasi yang diamankan," ujar Willy dalam sidang terdakwa Delpedro Marhaen di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Kamis (15/1/2025), 

"(Sebelum itu) tidak ada," lanjutnya.

Baca juga: Penyidik Polda Metro Akui Laporkan Kasus yang Jerat Delpedro Cs Atas Perintah Atasan

Willy lantas menjelaskan, patroli siber dilakukan dengan dua alat, yakni laptop dan ponsel.

Selain itu, menurutnya tidak ada software khusus yang digunakan selama melakukan patroli di dunia maya.

"Pada saat di kantor kami menggunakan pakai laptop (tanggal 25 Agustus). Terus pada tanggal 28, untuk menanyai massa-massa yang diamankan juga dari DPR itu, kita menggunakan ponsel," ungkapnya.

"Tidak (tidak pakai software). Pakai ponsel saja," tutur Willy.

Adapun kasus dugaan penghasutan demonstrasi akhir Agustus menjerat empat orang terdakwa, yakni Delpedro Marhaen Rismansyah, Muzaffar Salim, Syahdan Husein, dan Khariq Anhar.

Memantau Seruan Gejayan Memanggil

Dalam keterangan lanjutannya, Willy menyebut, patroli siber oleh polisi semula dilakukan sejak 25-27 Desember 2025.

Patroli dilakukan sebelum polisi melakukan tugas pengamanan demonstrasi di lapangan.

Saat itu, polisi mengidentifikasi adanya seruan "Gejayan Memanggil" yang viral di media sosial Instagram pada 24 Agustus 2025.

Saat membuka postingan Gejayan Memanggil, polisi menemukan flyer seruan untuk melakukan aksi.

"Di saat itu dari tgl 25 sampai 27 itu, kami menemukan flyer yg berawal dari Gejayan Memanggil di tanggal 24. Itu kita sudah membuka ada flyer-nya, di situ ada kolaborasi posting," jelas Willy.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Baca juga: Delpedro Sebut Terlambat ke Pengadilan akibat Jaksa Telat Jemput


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Perseteruan Ratu Sofya dan Keluarga Memanas, Pesan Haru Sang Ibu Jadi Sorotan
• 15 jam lalugrid.id
thumb
Perkuat Komitmen Ketahanan Air, TPIA Raih Rating A- dalam Carbon Disclosure Project 2025
• 10 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Harapan Baru Adriyan Lewat Rumah Terapi Kemensos
• 13 jam lalutvrinews.com
thumb
Menlu Iran Ingatkan Trump: Fasilitas Bisa Hancur, Tapi Teknologi Tak Bisa Dibom
• 15 jam lalumatamata.com
thumb
Prabowo Gelar Pertemuan dengan 1.200 Rektor dan Guru Besar di Istana
• 15 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.