JAKARTA, KOMPAS.com – Truk trailer mengangkut alat berat ekskavator mengalami ban tersangkut dalam posisi melintang di Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (15/1/2026) sore.
Dalam video yang diterima Kompas.com, terlihat truk besar berwarna putih itu mengangkut sebuah ekskavator berwarna oranye di bagian trailernya.
Namun, saat melakukan proses bongkar muat di lokasi, truk tersebut tiba-tiba tak bisa bergerak di tengah jalan.
Posisi truk yang melintang dan hampir menutup seluruh badan jalan pun mengakibatkan kemacetan lalu lintas yang cukup panjang di Jalan Daan Mogot arah Grogol.
Baca juga: Warga Kalideres Keluhkan Truk Kontainer Beroperasi Pagi Hari, Bikin Macet dan Bahaya
Kanit Lantas Polsek Cengkareng, AKP Yeni menyebut peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB saat truk bernomor polisi B 9024 TEJ tersebut hendak melakukan aktivitas bongkar muat.
"Pada hari Kamis sekitar jam 15.00 WIB, sebuah truk trailer Nomor Polisi B 9024 TEJ yang mengangkut alat berat (ekskavator) melintas dan melakukan aktivitas bongkar muat di Jalan Daan Mogot KM 13, wilayah Cengkareng, Jakarta Barat," kata Yeni saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis malam.
Insiden pun bermula ketika sopir truk melakukan manuver untuk memposisikan kendaraan guna persiapan bongkar muat.
Namun, terjadi kendala teknis di mana ban belakang trailer tersangkut pada bagian alat berat yang diangkutnya.
"Saat proses manuver kendaraan untuk persiapan bongkar muat, diketahui bahwa ban belakang truk trailer tersangkut dengan bagian alat berat yang diangkut, sehingga menyebabkan kendaraan tidak dapat bergerak secara normal," jelas Yeni.
Posisi truk yang gagal bermanuver tersebut membuat badan kendaraan memakan badan jalan cukup lebar, menyisakan hanya satu jalur.
Baca juga: Tak Kuat Menanjak, Truk Muatan Pasir Tabrak Fortuner di Sawangan
Hal ini seketika memicu kepadatan arus lalu lintas dari dua arah di kawasan Daan Mogot.
"Kondisi tersebut mengakibatkan sebagian badan truk menutup lajur jalan, sehingga menimbulkan hambatan arus lalu lintas dari kedua arah," tambahnya.
Yeni menyebut, kepolisian pun langsung melakukan pengaturan lalu lintas dan membantu proses evakuasi kendaraan.
"Anggota Lantas Cengkareng Satlantas Jakbar segera melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi kejadian guna mencegah terjadinya kemacetan panjang dan potensi kecelakaan lalu lintas," kata Yeni.
Baca juga: Truk Kontainer Lewat Jalan Kampung di Kalideres, Polisi Telusuri Perusahaan Pemilik
Untuk meminimalisir dampak kemacetan yang semakin parah, polisi pun sempat menerapkan pengalihan arus yang bersifat situasional.
"Arus kendaraan sempat dialihkan secara situasional sambil menunggu proses penanganan kendaraan," ucapnya.
Beruntung, evakuasi kendaraan tak berlangsung lama dan kendaraan telah berhasil dievakuasi pada sekitar pukul 15.50 WIB.
"Alhamdulillah evakuasi tidak berlangsung lama, tim Lantas Cengkareng pukul 15.51 WIB sudah langsung berpindah gatur lalu lintas di titik lain," tutur Yeni.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang
.jpg)

.jpeg)
