Dilema Miami: Antara Euforia Piala Dunia 2026 dan Pengetatan Visa Donald Trump

mediaindonesia.com
7 jam lalu
Cover Berita

MIAMI, yang sering dijuluki sebagai "Gerbang Amerika Latin", kini berada di pusat pusaran politik dan olahraga. Sebagai salah satu kota penyelenggara utama Piala Dunia 2026, Miami terancam kehilangan potensi ekonomi miliaran dolar akibat kebijakan imigrasi dan pengetatan visa yang diterapkan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Ancaman bagi Suporter Brasil dan Kolombia

Data terbaru menunjukkan bahwa Brasil dan Kolombia—dua negara dengan basis suporter terbesar di Miami—masuk dalam daftar 75 negara yang mengalami pengetatan prosedur vetting oleh Departemen Luar Negeri AS. Meskipun visa turis (B-1/B-2) secara teknis tidak dibekukan, pemeriksaan mendalam terhadap riwayat media sosial dan latar belakang keuangan membuat proses aplikasi menjadi lebih lambat dan penuh ketidakpastian.

“Miami dibangun di atas konektivitas internasional. Jika suporter dari Brasil atau Kolombia kesulitan masuk, Hard Rock Stadium mungkin tetap penuh, tapi denyut ekonomi di hotel dan restoran lokal akan sangat terasa dampaknya,” ujar seorang analis ekonomi pariwisata di Miami-Dade County.

Baca juga : Kebijakan Visa Trump Bayangi Grup C Piala Dunia 2026: Maroko dan Brasil dalam Ketidakpastian

Solusi FIFA PASS: Harapan di Tengah Ketatnya Aturan

Untuk memitigasi dampak tersebut, FIFA bekerja sama dengan Gedung Putih telah meluncurkan FIFA Priority Appointment Scheduling System (FIFA PASS). Sistem ini memungkinkan pemegang tiket resmi Piala Dunia 2026 untuk mendapatkan slot wawancara visa lebih cepat di konsulat AS di seluruh dunia.

Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, menyatakan bahwa pemerintah telah menambah 400 petugas konsuler tambahan untuk menangani lonjakan ini. Namun, Rubio menegaskan bahwa "prioritas bukan berarti kelonggaran". Setiap pengunjung tetap harus melewati proses verifikasi keamanan yang ketat tanpa pengecualian.

Negara yang Terkena Dampak Langsung

Berdasarkan laporan terbaru, beberapa negara yang sudah dipastikan lolos kualifikasi namun masuk dalam daftar pengawasan ketat atau larangan perjalanan (Travel Ban) bagi warga sipil (non-atlet) meliputi:

Baca juga : Aturan Visa Donald Trump Ancam Kehadiran Suporter di Piala Dunia 2026

  • Iran dan Haiti: Suporter menghadapi kesulitan besar untuk mendapatkan akses masuk.
  • Brasil, Kolombia, dan Uruguay: Menghadapi prosedur vetting tambahan yang lebih kompleks.
  • Nigeria dan Senegal: Masuk dalam daftar peninjauan ulang pemrosesan visa.
Kekhawatiran Otoritas Lokal Miami

CEO Host City Miami, Alina Hudak, mengakui adanya tantangan logistik ini. Selain masalah visa, kehadiran petugas Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan (CBP) di area non-tradisional seperti acara Fan Fest juga menjadi perhatian terkait kenyamanan suporter internasional.

Piala Dunia 2026 akan menjadi turnamen terbesar dalam sejarah dengan 48 tim. Kesuksesan Miami sebagai tuan rumah akan sangat bergantung pada seberapa efektif diplomasi olahraga antara FIFA dan kebijakan "America First" yang diusung Trump dapat berjalan beriringan.

PENAFIAN

Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Waspada Penipuan Digital, Ini 5 Cara Pelaku Scam Memainkan Psikologi Korban
• 22 jam lalumedcom.id
thumb
Mensesneg Paparkan Koreksi Prabowo Terkait Desain IKN: Embung Ditambah hingga Antisipasi Kebakaran Hutan
• 18 jam laluliputan6.com
thumb
Wamen Lingkungan Hidup Tinjau Pengolahan Limbah MBG di Solo
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Piala Asia 2026: Timnas Futsal Indonesia Gelar Dua Uji Coba Tertutup Lawan Tajikistan dan Jepang
• 4 jam lalumatamata.com
thumb
Link Live Streaming India Open 2026 Mulai Jam 12.30 WIB: Asa Jojo dan Putri KW ke Semifinal
• 2 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.