Apakah Real Madrid gugur di Copa del Rey menjadi pertanyaan hangat setelah laga babak 16 besar kompetisi Piala Raja Spanyol musim 2025-2026.
Real Madrid, klub raksasa La Liga yang terkenal dengan prestasi di berbagai ajang domestik dan internasional, menghadapi laga sulit melawan Albacete, klub yang bermain di kasta kedua kompetisi sepak bola Spanyol.
Kekalahan ini memunculkan diskusi luas soal performa tim serta dampaknya terhadap perjalanannya di Copa del Rey musim ini.
Apakah Real Madrid Gugur di Copa del Rey?Apakah Real Madrid gugur di Copa del Rey dapat dijelaskan secara faktual berdasarkan hasil pertandingan tersebut.
Berdasarkan informasi website reuters.com, pertandingan antara Albacete dan Real Madrid berlangsung di Stadion Carlos Belmonte dan berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan tuan rumah, Albacete.
Hasil ini secara langsung memastikan bahwa Real Madrid harus tersingkir dari kompetisi tersebut, karena pertandingan itu merupakan babak sistem gugur di fase 16 besar.
Gol kemenangan yang dicetak pada masa tambahan waktu oleh Jefte Betancor menjadi momen penentu yang mengantar klub divisi dua tersebut ke babak perempat final.
Real Madrid yang sempat bangkit melalui gol Franco Mastantuono dan Gonzalo Garcia gagal mempertahankan keunggulannya.
Albacete unggul lebih dulu pada babak pertama, kemudian unggul kembali di babak kedua sebelum akhirnya merebut kemenangan lewat gol pada masa injury time. Hasil ini secara resmi mengakhiri perjalanan Los Blancos di ajang Copa del Rey musim ini.
Kekalahan Real Madrid ini juga menjadi sorotan karena terjadi dalam debut pelatih baru, Álvaro Arbeloa, yang baru saja ditunjuk sebagai pelatih kepala klub.
Kekalahan 3-2 tersebut menjadi awal yang pahit bagi Arbeloa di kursi kepelatihan Real Madrid, sekaligus mencatatkan salah satu piala domestik sebagai trofi yang mustahil diraih musim ini bagi klub tersebut.
Los Blancos memiliki reputasi kuat dalam ajang Copa del Rey, termasuk meraih banyak trofi dalam sejarahnya.
Namun, tersingkir oleh tim kasta kedua seperti Albacete menunjukkan dinamika tak terduga dalam sepak bola, di mana hasil pertandingan tidak selalu sesuai dengan status klub atau peringkat liga.
Akibat eliminasi ini, fokus Real Madrid kini bergeser sepenuhnya ke kompetisi lain seperti La Liga dan Liga Champions.
Tentu saja, tersingkir dari Copa del Rey menurunkan peluang klub untuk menambah koleksi gelar musim ini, tetapi klub masih mempunyai potensi meraih prestasi di ajang lainnya.
Apakah Real Madrid gugur di Copa del Rey sudah terjawab dengan fakta bahwa klub tersebut memang tersingkir di babak 16 besar setelah kalah 3-2 dari Albacete.
Kekalahan ini menjadi salah satu momen yang paling dibicarakan sepanjang musim kompetisi domestik Spanyol 2025-2026 dan menunjukkan bahwa sepak bola penuh kejutan tak terduga. (Rahma)
Baca juga: Hak Siar Piala Dunia 2026 Resmi Diumumkan, Penggemar Sepak Bola Wajib Tahu



