UBON (Realita)- Setidaknya 22 orang tewas dan setidaknya 80 orang lainnya luka-luka setelah sebuah crane konstruksi jatuh menimpa kereta penumpang di timur laut Thailand, kata para pejabat.
Crane yang digunakan untuk membangun jalur kereta api cepat layang itu jatuh menimpa kereta yang sedang bergerak pada Rabu pagi 14 Januari 2026, menyebabkan kereta tersebut tergelincir dan terbakar.
Baca juga: Pekerja Asal China Tewas Tertimpa Plat Besi dari Crane Seberat 2 Ton
Kecelakaan itu terjadi di distrik Sikhio, provinsi Nakhon Ratchasima, 230 km timur laut Bangkok. Kereta itu sedang dalam perjalanan dari ibu kota menuju provinsi Ubon Ratchathani.
Departemen tersebut menyatakan dalam sebuah unggahan di Facebook bahwa api telah terkendali dan tim penyelamat sedang mencari orang-orang yang terjebak di dalam kereta.
Kepala polisi distrik Thatchapon Chinnawong mengatakan kepada AFP bahwa 22 orang telah dipastikan tewas dan 80 lainnya terluka.
"Sekarang kami meminta pihak rumah sakit untuk menyatakan berapa banyak orang yang berada dalam kondisi kritis," kata Kolonel Thatchapon.
Baca juga: Crane Jatuh, Dua Pekerja Indonesia Meninggal
Warga setempat, Mitr Intrpanya, 54 tahun, mengatakan kepada AFP bahwa ia mendengar "suara keras, seperti sesuatu yang meluncur dari atas, diikuti oleh dua ledakan" sekitar pukul 9 pagi.
"Ketika saya pergi untuk melihat apa yang terjadi, saya menemukan crane itu berada di atas kereta penumpang dengan tiga gerbong," katanya.
"Besi dari crane itu tampaknya mengenai bagian tengah gerbong kedua, membelahnya menjadi dua."
Baca juga: Wanita Kendarai Motor Listrik, Tertimpa Crane yang Roboh
Menteri Perhubungan Phiphat Ratchakitprakarn mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa ada 195 penumpang di dalam kereta dan bahwa ia telah memerintahkan penyelidikan menyeluruh untuk dilakukan.
Menurutnya, mereka yang tewas berada di dua dari tiga gerbong yang tertimpa oleh crane tersebut.
Jalur kereta api cepat layang, salah satu dari beberapa jalur yang sedang dibangun di Thailand, dibangun di atas jalur kereta api yang sudah ada.yon
Editor : Redaksi





