INDUSTRI film dalam negeri menunjukkan taringnya di pasar digital. Netflix mencatat bahwa lebih dari 90% anggotanya di Indonesia menonton konten lokal sepanjang 2025. Fenomena ini membuktikan bahwa cerita buatan kreator Indonesia memiliki daya tarik yang sangat kuat, bahkan di tengah kepungan tayangan global.
Data tersebut diungkapkan oleh Senior Director Content Netflix Asia Tenggara, Malobika Banerji, dalam acara Next on Netflix Indonesia 2026, yang digelar di The Kasablanka Hall, Jakarta Selatan, Kamis (15/1).
Selain dominasi di pasar domestik, karya sineas tanah air juga mulai berbicara banyak di level internasional.
Baca juga : Komedian Pete Davidson Bintangi I Slept with Joey Ramone
“Kami melihat bagaimana penonton Indonesia sangat terhubung dengan cerita-cerita lokal. Lebih dari 90% anggota Netflix di Indonesia menonton konten Indonesia pada 2025, dan 35 tayangan Indonesia berhasil masuk dalam daftar Top 10 Global Netflix,” ujar Malobika Banerji.
Menurut Malobika, tingginya angka konsumsi ini dipicu oleh kedekatan emosional antara penonton dengan narasi yang diangkat. Cerita yang berangkat dari pengalaman sehari-hari, dinamika keluarga, hingga isu sosial yang relevan menjadi magnet utama.
Ia menilai capaian tersebut menunjukkan bahwa cerita lokal Indonesia mampu menjangkau penonton global tanpa kehilangan konteks budayanya.
Baca juga : Lisa Blankpink akan Lakukan Debut Film Aksi di Netflix
Variasi Genre di 2026Merespons perubahan preferensi audiens yang kian beragam, Netflix berkomitmen menghadirkan variasi konten yang lebih luas pada 2026. Jika sebelumnya platform ini identik dengan genre thriller, tahun ini penonton akan disuguhi spektrum cerita yang lebih kaya.
Beberapa genre yang akan ditonjolkan meliputi romansa, drama keluarga, kisah coming of age, hingga film aksi dengan pendekatan sinematik. Pendekatan ini sejalan dengan selera audiens yang menyukai narasi jujur dan konflik yang personal namun tetap menghibur.
Sejumlah judul besar pun telah disiapkan untuk menghiasi layar sepanjang 2026, di antaranya:
- Surat untuk Masa Mudaku (Sutradara Sim F.)
- Luka, Makan, Cinta (Sutradara Teddy Soeriaatmadja)
- Aku Sebelum Aku (Sutradara Gina S. Noer)
- Serangan Balik (Sutradara Sidharta Tata)
- Night Shift for Cuties (Sutradara Monica Vanesa Tedja)
- Secrets (Sutradara Ravi Bharwani)
Netflix menyatakan bahwa pertumbuhan konsumsi ini tidak lepas dari dukungan berkelanjutan terhadap para kreator lokal, baik sineas senior maupun talenta baru.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyediaan sumber daya produksi, pengembangan cerita kolaboratif, hingga program edukasi seperti Screenwriting Fellowship dan Reel Life Camp.
Melalui strategi jangka panjang ini, Netflix berharap dapat terus menjadi ruang bagi bertumbuhnya cerita-cerita Indonesia yang tidak hanya memiliki kedekatan emosional dengan penonton lokal, tetapi juga memiliki daya saing yang kuat di kancah global. (Ant/Z-1)




