SDM Kunci Utama Transformasi AI di Dunia Kerja, Bukan Sekadar Teknologi

mediaindonesia.com
4 jam lalu
Cover Berita

TRANSFORMASI Kecerdasan Buatan (AI) di dunia kerja kini bukan lagi sekadar tren teknologi, melainkan tantangan kesiapan sumber daya manusia (SDM). Persoalan utama dalam adopsi teknologi ini bukan terletak pada kecanggihan sistemnya, melainkan pada kemampuan manusia untuk mengoperasikannya secara optimal.

Patricia Setyadjie, Director BTI Executive Search (Persol Group), mengungkapkan bahwa masuknya AI ke dalam proses kerja sering kali memicu kekhawatiran sekaligus memperlebar celah keterampilan (skill gap) di kalangan karyawan.

“Tantangan terbesarnya bukan teknologinya, tapi lebih ke orangnya. Pada saat AI masuk ke proses kerja, banyak karyawan pasti mulai bertanya sampai mana otomatisasinya akan terjadi, dan di saat yang sama muncul skill gap,” tutur Patricia di Jakarta, Kamis (16/1).

Baca juga : 8 Pengusaha Ini Resmi Jadi Miliarder di 2025, Berkat Kecerdasan Buatan

Menurutnya, banyak organisasi telah mengalokasikan investasi besar untuk digitalisasi, namun hasilnya belum maksimal. Hal ini terjadi karena karyawan belum siap secara kompetensi untuk menjalankan sistem tersebut. 

MI/HO--Director BTI Executive Search (Persol Group) Patricia Setyadjie

“Banyak yang investasi mahal-mahal, tapi ujung-ujungnya orangnya tidak ready sehingga tidak terpakai maksimal,” tambahnya.

Baca juga : Menyongsong 2026: Ini 5 Keterampilan Teknologi Krusial yang Wajib Dikuasai

Pentingnya Soft Skill dan Kemampuan Prompting

Patricia menekankan bahwa menghadapi otomatisasi tugas rutin, tenaga kerja tidak harus serta-merta berubah menjadi ahli IT. Kunci utama daya saing justru terletak pada kemampuan komunikasi melalui prompting, yakni teknik memberikan instruksi yang jelas dan terstruktur kepada AI.

“AI itu sebenarnya ilmu prompting yang kembali lagi ke cara komunikasi,” jelasnya. 

Selain itu, keterampilan seperti berpikir kritis (critical thinking), kemampuan menulis, ketelitian proses, serta pemahaman komersial menjadi sangat vital bagi pekerja di era ini.

Mengelola Kekhawatiran Melalui Komunikasi

Untuk meredam rasa tidak aman karyawan, perusahaan disarankan untuk lebih transparan dan melibatkan pekerja dalam proses transisi. Patricia menilai AI tidak bisa dibendung, namun perusahaan wajib menjelaskan alasan di balik adopsi teknologi tersebut.

“AI tidak bisa dibendung, tetapi perusahaan bisa menjelaskan dulu why-nya dan apa yang dilakukan untuk mempersiapkan tenaga kerjanya,” kata Patricia. 

Dengan keterlibatan aktif, transformasi AI akan dipandang sebagai peluang peningkatan produktivitas, bukan ancaman PHK.

Implementasi Pelatihan yang Terukur

Dalam hal peningkatan kemampuan (upskilling), Patricia mengingatkan agar perusahaan melakukan pendekatan yang terukur melalui talent mapping dan observasi, bukan sekadar pelatihan formal satu kali. 

Ia juga menyoroti peran AI di bidang HR melalui Human Resource Analytics System (HRAS) yang mengefisiensikan pekerjaan administratif.

Meski demikian, ia memberikan catatan penting mengenai etika dan bias AI. Keputusan strategis seperti rekrutmen tetap memerlukan pengawasan manusia untuk menjaga keadilan.

“Tidak semuanya bisa ditangani AI. AI bias itu ada dan berdampak pada fairness terhadap kompetensi seseorang. Decision making dan problem solving tetap harus human,” tegas Patricia. 

Sebagai penutup, ia mengingatkan agar kebijakan internal perusahaan tetap berorientasi pada keamanan data dan keseimbangan antara teknologi dan sisi kemanusiaan. (Z-1)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kasus Suap Proyek Bekasi, KPK Sebut Ketua DPD PDIP Jabar Ono Surono Diduga Terima Uang
• 14 jam laluliputan6.com
thumb
Hirup Udara Bebas, Laras Faizati Ingin Ziarah ke Makam Ayah Hingga Main ke Mal
• 17 jam lalusuara.com
thumb
Dibintangi Maxime Bouttier, Serial Bercinta Dengan Maut Angkat Cerita Balas Dendam
• 17 jam laluintipseleb.com
thumb
Update Penanganan Bencana, Begini Kondisi Aceh-Sumbar dan Sumut
• 17 jam lalurctiplus.com
thumb
Diam-Diam Investor Serbu Cikarang-Karawang, Mau Bangun Raksasa Ini
• 18 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.