Saudi Cs Bujuk Trump Tak Serang Iran karena Akan Berdampak Buruk

detik.com
9 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Arab Saudi, Qatar, dan Oman memimpin upaya untuk membujuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump agar tidak menyerang Iran karena mengkhawatirkan "dampak buruk yang parah di kawasan itu."

Dilansir kantor berita AFP dan Al Arabiya, Jumat (16/1/2026), seorang pejabat senior Arab Saudi mengatakan bahwa ketiga negara Teluk tersebut "memimpin upaya diplomatik yang panjang dan mendesak untuk meyakinkan Presiden Trump agar memberi Iran kesempatan untuk menunjukkan itikad baik." Pejabat yang tak ingin disebut namanya itu, menambahkan bahwa dialog masih terus berlanjut.

Upaya negara-negara Teluk tersebut bertujuan untuk "menghindari situasi yang tidak terkendali di kawasan itu," kata pejabat Saudi tersebut.

Baca juga: Netanyahu Bujuk Trump Tunda Serangan ke Iran

"Kami memberi tahu Washington bahwa serangan terhadap Iran akan membuka jalan bagi serangkaian dampak buruk yang parah di kawasan itu," tambah pejabat tersebut.

Beberapa personel telah dipindahkan dari pangkalan militer utama AS di Qatar pada hari Rabu lalu. Para staf di misi AS di Arab Saudi dan Kuwait juga diperingatkan untuk berhati-hati, seiring meningkatnya kekhawatiran akan serangan AS atas tindakan keras otoritas Iran terhadap para demonstran.

Pemerintah Amerika Serikat telah berulang kali memperingatkan bahwa mereka bisa melakukan intervensi terhadap tindakan keras pemerintah Iran terhadap para demonstran. Sementara Iran telah mengatakan akan membalasnya dengan serangan terhadap target militer dan kapal-kapal pengiriman AS.




(ita/ita)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Daya Tarik Mens Rea Panji Pragiwaksono
• 20 jam laluokezone.com
thumb
SP3 Eggi Sudjana Terbit Usai Restorative Justice, Kuasa Hukum: Rampung Kamis Sore
• 3 jam lalukompas.com
thumb
Bukan HP China, Inilah Raja Terbaru Smartphone Dunia
• 3 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Polemik Gangguan Sistem di Platform Kripto, Pakar Ungkap Indikasi Pidana
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Ukraina Umumkan Status Darurat Energi saat Diterpa Musim Dingin Ekstrem
• 18 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.