Beijing (ANTARA) - China melaporkan peningkatan kualitas lingkungan ekologis sepanjang 2025 berkat upaya berkelanjutan dalam memerangi polusi dan mempertahankan pembangunan hijau, menurut data resmi pada Kamis (15/1).
Menurut konferensi kerja perlindungan lingkungan ekologis nasional 2026, rata-rata konsentrasi PM2.5 secara nasional pada 2025 tercatat sebesar 28 mikrogram per meter kubik, turun 4,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Proporsi hari dengan kualitas udara yang baik meningkat 1,9 poin persentase secara tahunan (year on year/yoy) menjadi 89,3 persen pada 2025.
Di tingkat nasional, proporsi badan air permukaan yang diklasifikasikan sebagai "berkualitas baik" mencapai 91,4 persen pada 2025, naik 1 poin persentase dibandingkan tahun sebelumnya.
Selain itu, proporsi perairan pesisir dengan peringkat "berkualitas baik" tercatat sebesar 84,9 persen, meningkat 1,2 poin persentase.
Kementerian Ekologi dan Lingkungan China telah menguraikan sejumlah tugas utama untuk 2026, termasuk mendorong pencegahan polusi, memperkuat pengawasan lingkungan, serta mempercepat inovasi teknologi.
Menurut konferensi kerja perlindungan lingkungan ekologis nasional 2026, rata-rata konsentrasi PM2.5 secara nasional pada 2025 tercatat sebesar 28 mikrogram per meter kubik, turun 4,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Proporsi hari dengan kualitas udara yang baik meningkat 1,9 poin persentase secara tahunan (year on year/yoy) menjadi 89,3 persen pada 2025.
Di tingkat nasional, proporsi badan air permukaan yang diklasifikasikan sebagai "berkualitas baik" mencapai 91,4 persen pada 2025, naik 1 poin persentase dibandingkan tahun sebelumnya.
Selain itu, proporsi perairan pesisir dengan peringkat "berkualitas baik" tercatat sebesar 84,9 persen, meningkat 1,2 poin persentase.
Kementerian Ekologi dan Lingkungan China telah menguraikan sejumlah tugas utama untuk 2026, termasuk mendorong pencegahan polusi, memperkuat pengawasan lingkungan, serta mempercepat inovasi teknologi.




