jpnn.com - SEMARANG - Jalur kereta api (KA) di Pantura Jawa Tengah antara Stasiun Kaliwungu dan Kalibodri, Kabupaten Kendal, sempat terganggu akibat luapan air menyusul hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Kamis (15/1) malam.
Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif mengatakan, luapan air mengakibatkan jalur KA terendam hingga batas kepala rel.
BACA JUGA: Libur Isra Mikraj, 37 Ribu Penumpang Tinggalkan Jakarta dengan Kereta Api
Akibat kondisi tersebut, kata dia, perjalanan sejumlah KA dari arah barat ke timur maupun sebaliknya terpaksa dihentikan sementara.
"Luapan air mengakibatkan gogosan di petak jalan antara Kaliwungu dan Kalibodri," katanya di Semarang, Jumat (16/1).
BACA JUGA: Minibus Tertabrak Kereta Api di Kalideres Jakbar, Pengemudi Luka
Dia menjelaskan, petugas KAI terus berupaya menangani dampak dari luapan air tersebut agar perjalanan KA dapat kembali lancar
Sementara itu perjalanan sejumlah KA antara lain masih tertahan di Stasiun Semarang Poncol, Stasiun Weleri, dan Stasiun Kaliwungu.
BACA JUGA: PT KAI: 3 Juta Penumpang Kereta Manfaatkan Fasilitas Pengenal Wajah
Luqman mengatakan jalur KA antara Stasiun Kaliwungu dan Kalibodri sudah dapat kembali dilintasi pada Jumat dinihari menyusul curah hujan yang mulai turun dan perbaikan yang sudah dilakukan.
Dia menyebut jalur yang sudah kembali dibuka tersebut bisa dilintasi kereta dengan kecepatan terbatas maksimal 30 km per jam.
"Petugas masih terus melakukan perbaikan agar perjalanan KA dapat segera kembali normal," katanya.
Adapun keterlambatan perjalanan KA akibat peristiwa tersebut mencapai 6 hingga 123 menit.
PT KAI, kata Luqman, menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan yang terdampak atas ketidaknyamanan perjalanan KA tersebut. (antara/jpnn)
Redaktur & Reporter : Soetomo Samsu




