Pemprov DKI Jakarta Terjunkan Ribuan Pasukan Orange, Bersihkan Sampah Pascabanjir

idxchannel.com
9 jam lalu
Cover Berita

DLH juga memberlakukan pola penanganan khusus selama musim hujan seperti pengaktifan Unit Pengelola Sampah Badan Air (UPSBA) di sembilan titik rawan banjir.

Pemprov DKI Jakarta Terjunkan Ribuan Pasukan Orange, Bersihkan Sampah Pascabanjir. (Foto: Freepik)

IDXChannel—Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mempersiapkan sebanyak 1.790 Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) atau lebih dikenal sebagai pasukan orange, untuk menangani sampah pascabanjir di sejumlah wilayah. 
 
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Asep Kuswanto mengatakan bahwa kesiapan pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia, sarana dan prasarana menjadi kunci utama dalam penanganan sampah saat banjir. 

Terlebih, curah hujan tinggi berpotensi berlanjut sampai Februari 2025.

Baca Juga:
Jakarta Bakal Diguyur Hujan Lebat, Pramono Perintahkan Operasi Modifikasi Cuaca Lima Hari

“Fokus kami adalah memastikan sampah tidak menumpuk, saluran air tetap berfungsi optimal, serta lingkungan warga terdampak banjir dapat segera dibersihkan secara cepat dan terkoordinasi,” ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (16/1/2026).

DLH DKI menyediakan berbagai sarana dan prasarana, antara lain 101 unit truk pengangkut sampah, 116 unit alat berat, 15 perahu karet, serta 25 bus toilet dan 48 toilet portabel. 

Baca Juga:
Dishub DKI Jakarta Tiadakan Ganjil-Genap di Libur Isra Mirkaj

Ditambah, ada ribuan peralatan kerja, seperti 1.369 cangkrang atau garpu penggaruk sampah, 1.235 cangkul, 1.329 sapu, serta 7.836 karung atau plastik sampah.

“Seluruh personel dan armada kami sebar di 25 lokasi rawan banjir untuk mempercepat penanganan sampah sekaligus menjaga fungsi drainase kota tetap berjalan dengan baik,” ujar Asep.

Baca Juga:
Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan hingga 17 Januari, BPBD Keluarkan Peringatan

Lebih lanjut, kata Asep, DLH pun memberlakukan pola penanganan khusus selama musim hujan seperti pengaktifan Unit Pengelola Sampah Badan Air (UPSBA) di sembilan titik rawan banjir dengan mengoptimalkan 29 unit saringan sampah otomatis. 

Asep mengatakan personel lapangan turut dilengkapi dengan perlengkapan pendukung, seperti kubus apung, bus toilet, tangki air, dan toilet portabel. 

“Melalui sistem siaga ini, kami berupaya mencegah sampah menyumbat saluran air serta menjaga kelancaran aliran sungai, sehingga dampak banjir dapat ditekan secara efektif. Harapannya, warga dapat segera kembali beraktivitas di lingkungan yang aman dan bersih,” ujar dia.


(Nadya Kurnia)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Link Live Streaming India Open 2026 Mulai Jam 12.30 WIB: Asa Jojo dan Putri KW ke Semifinal
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
Kapolri Hadiri Malam Apresiasi Sang Juara, Penghargaan ke Peraih Medali SEA Games
• 23 jam laludetik.com
thumb
Ratusan Hektare Sawah Terancam Gagal Panen, Akibat Banjir di Banten
• 14 jam lalugenpi.co
thumb
Belajar dari Boy William hingga Nicky Tirta, Tips Menjadi Konten Kreator Sukses di Era Digital
• 22 jam laluviva.co.id
thumb
Pengukuhan FLP Ranting UIN Alauddin Makassar, Kader Diharap Lahirkan Gagasan yang Mencerahkan
• 3 jam lalufajar.co.id
Berhasil disimpan.