Harga Pangan Nasional Alami Fluktuasi Signifikan

tvrinews.com
9 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Fityan

TVRINews - Jakarta

Data Terbaru PIHPS Mencatat Kenaikan Harga Cabai Rawit Merah dan Telur di Pasar Eceran

Laporan terbaru dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dirilis oleh Bank Indonesia menunjukkan adanya pergerakan harga yang bervariasi pada sejumlah komoditas pokok di tingkat pedagang eceran secara nasional.

Berdasarkan pantauan data pada Jumat 16 januari 2026 pagi, komoditas hortikultura khususnya cabai rawit merah menjadi salah satu instrumen pangan dengan nilai jual tertinggi, menyentuh angka Rp57.150 per kilogram. 

Tren penguatan harga juga terlihat pada sektor protein hewani, di mana harga telur ayam ras kini diperdagangkan di level Rp36.000 per kilogram.

Tekanan Harga pada Sektor Hortikultura dan Daging

Selain cabai rawit merah, kelompok bawang juga menunjukkan angka yang cukup tinggi. Bawang merah tercatat berada di posisi Rp54.600 per kilogram, disusul oleh bawang putih yang dibanderol Rp45.050 per kilogram.

Di sektor daging, harga daging sapi kualitas I masih tertahan di level tinggi yakni Rp137.900 per kilogram, sementara untuk kualitas II berada di angka Rp128.150 per kilogram. Untuk komoditas daging ayam ras, pasar mencatatkan harga rata-rata Rp41.900 per kilogram.

Stabilitas dan Segmentasi Harga Beras

Pemerintah dan otoritas moneter terus memantau pergerakan harga beras yang terbagi dalam beberapa klasifikasi kualitas. Berdasarkan data resmi PIHPS:

  • Beras Kualitas Super : Berkisar antara Rp17.600 hingga Rp18.100 per kg.
  • Beras Kualitas Medium : Diperdagangkan pada rentang Rp16.550 hingga Rp17.050 per kg.
  • Beras Kualitas Bawah : Tersedia di kisaran Rp15.200 hingga Rp15.500 per kg.

Komoditas Minyak Goreng dan Gula

Sektor kebutuhan rumah tangga lainnya seperti minyak goreng juga menunjukkan keberagaman harga tergantung pada jenis kemasannya. 

Minyak goreng curah saat ini dipasarkan seharga Rp20.700 per liter, sedangkan minyak goreng kemasan bermerek berada di rentang Rp22.250 hingga Rp24.300 per liter. 

Untuk komoditas pemanis, gula pasir lokal tercatat di angka Rp19.950 per kilogram, sementara varian premium mencapai Rp23.200 per kilogram.

Data yang dihimpun per pukul 09.40 WIB ini memberikan gambaran komprehensif mengenai kondisi inflasi pangan di tingkat konsumen. 

Fluktuasi ini diharapkan menjadi acuan bagi pemangku kepentingan dalam mengambil kebijakan stabilisasi pasokan ke depan.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Komplotan Remaja Kabur Saat Hendak Curi Rel Kereta Sepanjang 3 Meter di Jatinegara, Barang Bukti Ditinggal di Tengah Jalan
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Dominasi Investor Lokal Diramal Berlanjut, Rosan: Karena Danantara
• 20 jam lalukatadata.co.id
thumb
Sosok Pertama Sebar Kemusyrikan di Makkah
• 5 jam lalurepublika.co.id
thumb
Mengintip Profil HUMI, Raksasa Logistik Energi Milik Tommy Soeharto yang Kini Dipimpin Eks Dirut Garuda Ari Askhara
• 4 jam laluviva.co.id
thumb
Pemerintah jadikan pengentasan kemiskinan fokus utama tahun ini
• 5 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.