Bapanas Kebut Penyaluran Bantuan Pangan Aceh, Realisasi Hampir 90%

bisnis.com
10 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat realisasi penyaluran bantuan pangan beras dan minyak goreng di Aceh hingga pertengahan Januari 2026 telah mendekati 90%.

Deputi Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas Andriko Noto Susanto mengatakan percepatan penyaluran terus dilakukan agar tidak menumpuk di akhir periode distribusi.

Bapanas juga memastikan bantuan pangan segera diterima masyarakat, terutama kelompok rentan di wilayah terdampak.

“Untuk Aceh, progresnya sudah mendekati 90%. Kami dorong agar sisa penyaluran dapat segera dituntaskan tanpa menunggu batas akhir waktu,” ujar Andriko dalam keterangan tertulis, dikutip pada Jumat (16/1/2026).

Meski begitu, Bapanas masih mencatat beberapa daerah yang penyalurannya belum rampung. Salah satunya Kabupaten Bireuen, dengan realisasi sekitar 68% dan ditargetkan selesai dalam empat hingga lima hari ke depan.

Lebih lanjut, Andriko menyampaikan penyelesaian penyaluran di daerah-daerah tersebut menjadi kunci agar distribusi bantuan pangan periode selanjutnya dapat segera dimulai tanpa jeda waktu.

Baca Juga

  • Pertamina Hulu Rokan Zona 1 Salurkan Bantuan Banjir Bagi Ponpes di Aceh Tamiang
  • Menteri PU Target 1.606 Unit Huntara di Aceh-Tapsel Rampung Sebelum Ramadan
  • Adhi Karya (ADHI) Garap 80 Huntara di Aceh Tamiang, Serah Terima Mulai 8 Januari

“Prinsipnya, begitu alokasi Oktober—November selesai, penyaluran periode selanjutnya bisa langsung dimulai. Tidak perlu menunggu sampai akhir Januari,” jelasnya.

Bapanas mencatat, penyaluran bantuan pangan di Aceh mencakup hampir 10.000 ton beras bantuan pangan reguler.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sekitar 17.000 ton untuk mendukung penanganan bencana. Adapun, setiap Penerima Bantuan Pangan (PBP) memperoleh 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.

Secara nasional, per 14 Januari 2026, bantuan pangan alokasi Oktober—November 2025 telah menjangkau 17.781.694 PBP atau setara 97,29% dari total pagu 18.277.083 PBP. Sementara itu, volume bantuan yang telah disalurkan mencapai 355.633.880 kilogram beras dan 71.126.776 liter minyak goreng.

Andriko menambahkan, seluruh tahapan distribusi dilakukan secara bertahap dengan pengawasan ketat untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan selesai sesuai target waktu.

Menurutnya, tingginya realisasi penyaluran menjadi indikator keseriusan pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan masyarakat di tengah situasi darurat.

“Kami ingin memastikan bahwa pada masa pemulihan bencana, tidak ada persoalan pangan dan logistik. Bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban masyarakat, khususnya kelompok berpendapatan rendah,” terangnya.

Untuk diketahui, bantuan pangan beras dan minyak goreng tersebut merupakan program reguler Bapanas yang disalurkan melalui penugasan kepada Perum Bulog. Di luar itu, Bapanas turut menyalurkan bantuan pangan nonreguler melalui CBP yang dialokasikan khusus untuk penanganan bencana berdasarkan kebutuhan daerah.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Peta Cuan 2026: Saham Kesehatan, Teknologi, hingga Perkapalan Jadi Sorotan
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
28 Jurusan SIPSS 2026 Dibuka Lulusan D4-S2, Peluang Jadi Perwira Polisi
• 11 jam laludisway.id
thumb
BNN Lumpuhkan Pabrik Narkotika Berkedok Vape, Potensi Transaksinya Rp18 Miliar
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
Tanggal 16 Januari 2026 Memperingati Hari Apa Saja? Simak Daftarnya
• 15 jam laludetik.com
thumb
Persoalan Sampah Masih Bayangi Kota Banjarmasin
• 1 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.