Pemprov Sulsel Resmi Operasikan Bus Trans Sulawesi Gantikan Teman Bus, Tarifnya Masih Gratis

fajar.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemeprov Sulsel) sudah mulai mengoperasikan Bus Trans Sulawesi

Pengoperasian layanan transportasi massal Bus Trans Sulawesi sebagai pengganti dati layanan Teman Bus

Yang diketahui, untuk layanan teman bus sendiri berhenti beroperasi sejak 31 Desember 2025 pada tiga koridor.

Sebagai pengganti, Trans Sulsel masih ada dalam tahap uji coba dengan menerapkan tarif gratis untuk lima koridor.

“Untuk koridor 5 Trans Sulsel sudah beroperasi sejak Senin (12/1). Saat ini uji coba tarif gratis untuk koridor 5 sampai armada sudah siap dan langsung melayani,” kata Kepala Bidang Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Pemprov Sulsel Setiawan Kamis lalu.

Adapun untuk jalur koridor 5 meliputi rute Kampus Universitas Hasanuddin (Unhas) Tamalanrea-Teknik Gowa maupun sebaliknya.

Yang dimana, untuk rute ini sebelumnya menjadi layanan Teman Bus, namun sejak akhir tahun 2025 berhenti operasi karena anggaran subsidi dari pusat dihentikan.

Pemprov Sulsel juga disebut mengoperasikan tujuh bus Trans Sulsel yang beroperasi menggantikan Teman Bus.

Ke depannya Dishub Provinsi Sulsel menargetkan Januari 2026 ada penguatan armada dari semula tujuh bus menjadi 15 bus.

“Rencananya itu ditambah delapan bus menjadi 15 unit bus untuk koridor 5. Insya Allah, bulan ini sudah ada penguatan armada kita,” ungkapnya.

Soal tarif bus, selama proses uji coba rute koridor 5 diberikan tanpa biaya.

Rencana ke depan setelah ada regulasi mengatur tarif disahkan, dikenakan Rp2.000 untuk pelajar dan mahasiswa serta Rp4.000 untuk umum,

“Sekarang untuk uji coba gratis. Kita masih menunggu regulasi soal tarif. Nanti, tarifnya diperkirakan sama dengan Teman Bus. Pembayarannya sama, bisa tiping (kartu unik), QRIS dan kita kerja samakan dengan Bank Sulselbar,” tuturnya.

Sedangkan untuk koridor 1, rute Panakkukang Square-Pelabuhan, Galesong Kabupaten Takalar, disiapkan 12 unit bus yang melayani penumpang.

Di Koridor 2 rute Kampus Unhas Tamalanrea-Stasiun Kereta Api Mandai Maros, Bandara Sultan Hasanuddin, kata Setiawan, mengalami pengurangan armada dari 12 unit menjadi 7 unit bus.

“Untuk koridor satu dan 2 tidak ada tambahan bus, karena load factor (penumpangg) kecil. Di koridor 2 ini memang ada pengurangan armada tersisa 7 unit bus. Kita berharap, hadirnya Trans Sulsel ini dapat membantu masyarakat,” terangnya.

(Erfyansyah/fajar)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pengukuhan Guru Besar UGM, Zainal Arifin Mochtar Soroti Pelemahan Independensi Lembaga Negara
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
Wacana RUU Penanggulangan Disinformasi dan Propaganda Asing: Atur AI, Akun Bot
• 17 jam lalukatadata.co.id
thumb
KLH Telah Layangkan Gugatan Perdata 6 Perusahaan Terkait Kerusakan Lingkungan Masif di Sumatera
• 54 menit lalutvonenews.com
thumb
Di Balik Parkiran Stasiun Palmerah, Agus dan Rutinitas Menata Motor Penumpang KRL
• 1 jam lalukompas.com
thumb
Visa imigran AS resmi dihentikan, ini daftar 75 negara terdampak
• 13 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.