Sumber Ungkap: Elite Rezim Iran Siap Kabur, Dana Diam-Diam Dialihkan ke Luar Negeri

erabaru.net
7 jam lalu
Cover Berita

Situasi di Iran terus memanas. Di bawah tekanan kemungkinan intervensi militer Amerika Serikat, beredar kabar bahwa para petinggi Iran tengah merencanakan pelarian dan telah memindahkan sejumlah besar dana rahasia ke rekening luar negeri.

EtIndonesia. Menurut laporan Channel 14 Israel, dalam dua hari terakhir, sejumlah pejabat tinggi rezim Islam—termasuk putra Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei—telah memindahkan sekitar 1,5 miliar dolar AS ke rekening kustodian di Dubai. Mereka dilaporkan sedang bersiap melarikan diri dan berada dalam kondisi panik.

Informasi tersebut dikonfirmasi oleh Menteri Keuangan AS Scott Bessent. Ia mengatakan bahwa pimpinan Iran sedang memindahkan dana keluar dari Iran, seraya menyebut, “Tikus-tikus sedang melarikan diri dari kapal ini.”

Dalam wawancara dengan program “Bob Schmitt Tonight” di saluran televisi AS Newsmax TV pada 14 Januari malam waktu setempat, Bessent menyatakan:
“Sebagai Departemen Keuangan yang bertanggung jawab menegakkan sanksi, apa yang kami lihat sekarang adalah tikus-tikus yang melarikan diri dari kapal.”

Bessent menjelaskan bahwa para pemimpin Iran mentransfer jutaan hingga puluhan juta dolar AS melalui kawat bank ke luar negeri, atau diam-diam membawanya keluar dari negara tersebut. “Mereka sedang meninggalkan kapal, dan kami melihat dana-dana itu mengalir ke bank serta lembaga keuangan di berbagai belahan dunia.”

Ia berjanji akan menelusuri ke mana dana-dana tersebut mengalir. “Apa yang dilakukan Departemen Keuangan kami adalah melacak arus dana,” tegasnya.

Sementara itu, menurut laporan Reuters, Presiden Amerika Serikat Donald Trump tampaknya telah memutuskan untuk melancarkan serangan militer terhadap Iran. Dua pejabat Eropa mengungkapkan pada 14 Januari malam bahwa intervensi militer AS terhadap Iran mungkin dimulai dalam 24 jam ke depan.

Seorang pejabat Israel yang tidak disebutkan namanya juga mengatakan bahwa Trump tampaknya telah memutuskan untuk ikut campur dalam situasi Iran, meskipun skala dan waktu operasi tersebut masih belum jelas.

Seorang pejabat AS yang meminta anonimitas menyatakan bahwa, seiring meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, Amerika Serikat sedang mengambil langkah pencegahan dengan menarik sebagian personel dari pangkalan-pangkalan penting.

Langkah ini dipandang sebagai sinyal bahwa AS sedang mempersiapkan tindakan militer terhadap Iran. Pada Juni tahun lalu, sebelum AS melancarkan serangan udara terhadap Iran, personel di sejumlah pangkalan militer AS beserta keluarga mereka juga lebih dulu dievakuasi untuk mengantisipasi serangan balasan Iran. (Hui)

Sumber : NTDTV.com


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Suara.com Bersama LMC Gelar 'AI Tools Training for Journalists' di Yogyakarta
• 21 jam lalusuara.com
thumb
Orang Pintar Merenung, Orang Bodoh Tersinggung
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Lirik Lagu Somebody to Love - Queen
• 17 jam laluinsertlive.com
thumb
Pelatihan Baris-Berbaris Calon Petugas Haji 2026: Disiplin ala Militer Demi Pelayanan Prima di Tanah Suci
• 21 jam lalupantau.com
thumb
TBC Paling Banyak Menyerang Usia Produktif, Pinrang Siap Jadi Role Model Eliminasi TB Anak
• 3 jam lalufajar.co.id
Berhasil disimpan.