Pemprov Papua Siapkan 14 Ribu Rumah Rakyat, Dibangun Bertahap Mulai 2026

republika.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menyiapkan pembangunan sebanyak 14 ribu rumah rakyat yang akan dilaksanakan pada 2026 secara bertahap di seluruh wilayah provinsi itu, dengan pembangunan pertama di kawasan pesisir sebagai lokasi percontohan awal.

Gubernur Papua Mathius D Fakhiri di Jayapura, Jumat (16/1/2026), mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat sekaligus menata kawasan permukiman agar lebih layak dan terencana.

Baca Juga
  • Aksi Wapres Gibran Main Bola Bersama Anak Papua
  • Polda Papua Barat Segera Bangun Tiga Pos Brimob di Moskona
  • Ekspor Papua Barat November 2025 Capai 272,14 Juta Dolar AS

“Untuk tahap awal, kami fokuskan di wilayah yang lebih mudah dijangkau terlebih dahulu sebagai percontohan di kawasan pesisir perkotaan,” katanya.

Menurut Fakhiri, pelaksanaan di wilayah perkotaan dimulai dari Pulau Kosong dan sekitarnya. Untuk itu, pihaknya kini sedang gencar melakukan koordinasi dan konsolidasi bersama Pemerintah Kota Jayapura. “Kami telah mengusulkan pembangunan 14 ribu unit rumah untuk satu tahun anggaran, yang nantinya dibagi secara proporsional sesuai kebutuhan masing-masing kabupaten dan kota di Papua,” ujarnya.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Dia menjelaskan tahap pertama yang bakal dilakukan tersebut akan menjadi contoh agar dapat dilihat langsung oleh masyarakat. “Setelah model pembangunannya berjalan baik, baru kami dorong ke wilayah lain secara bertahap, tentunya dengan mengutamakan kearifan lokal di daerah tersebut,” katanya.

Dia menambahkan pemerintah daerah juga akan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota untuk memetakan kebutuhan riil perumahan rakyat, sehingga program tersebut tepat sasaran dan memberi dampak langsung bagi masyarakat.

“Selain itu, kami juga menunggu dukungan dan sinkronisasi program dari kementerian terkait agar pembangunan rumah rakyat tersebut dapat berjalan berkelanjutan,” ujarnya.

Dia menjelaskan pihaknya berharap program pembangunan rumah rakyat tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendorong penataan kawasan permukiman yang lebih tertib, sehat, dan layak huni di Papua.

“Target kami jelas, 14 ribu rumah ini untuk seluruh Papua. Programnya jalan terus dan kami dorong bersama-sama dengan pemerintah kabupaten dan kota,” katanya.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara
Advertisement

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Berada di Grup A Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Bisa Berikan Kejutan Bersama Pelatih Baru John Herdman
• 13 jam lalubola.com
thumb
Denada Dua Kali Mangkir Sidang Melawan Ressa Rizky Rossano, Sang Artis Minta Mediasi Secara Kekeluargaan
• 7 jam lalugrid.id
thumb
Gerakan PKK Menginspirasi Warga Sudiang Raya Aktifkan Jumat Bersih
• 4 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Video: BPOM Minta Nestl Tarik Dan Setop Distribusi Susu Formula S-26
• 23 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Tetap Terima Uang Pemerasan Meski Pensiun, Heri Sudarmanto Samarkan Aset
• 5 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.