FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Letkol Laut (P) Firman Cahyadi dipercaya memimpin dua kapal perang, setelah sebelumnya menuntaskan pendidikan internasional bergengsi di Rusia.
Karirnya terbilang melesat cepat di tubuh TNI AL. Hanya dalam waktu empat bulan, perwira berprestasi ini dikukuhkan sebagai komandan KRI Frans Kaisiepo-368 dalam serah terima jabatan tiga pimpinan kapal perang jajaran Komando Armada (Koarmada) II di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (13/1). Upacara tersebut dipimpin Komandan Satuan Kapal Eskorta (Satkor) Koarmada II Kolonel Laut (P) Adam Tjahja Saputra.
Selain pengukuhan Firman, rangkaian kegiatan juga meliputi serah terima jabatan Komandan KRI Diponegoro-366 dari Letkol Laut (P) Yudy Arie Bintoro kepada Letkol Laut (P) Iwan Hendrata Susilo.
Kemudian, penyerahan jabatan Komandan KRI Abdul Halim Perdanakusuma-355 dari Kolonel Laut (P) Aria Candrayuda M Arifin kepada Komandan Satkor Koarmada II.
Dalam amanatnya, Adam menegaskan pergantian jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang berkaitan dengan pembinaan personel, situasi, dan kebutuhan organisasi untuk mendukung pengembangan karier serta peningkatan kinerja satuan.
“Jabatan adalah amanah dan kepercayaan yang mengandung konsekuensi besar. Saya yakin dengan bekal pengalaman penugasan serta inovasi dan kreativitas yang saudara kembangkan, akan mampu meningkatkan kinerja organisasi secara optimal,” ujar Adam, dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II, Jumat (16/1).
Sebelum dipercaya memimpin KRI Frans Kaisiepo-368, Firman lebih dulu menjabat Komandan KRI Sutanto-377, pada September 2025, tak lama setelah ia menuntaskan pendidikan Military Educational and Scientific Centre of the Navy (MSCN) Admiral Kuznetsov di Rusia, pendidikan setara sekolah staf dan komando, serta meraih gelar S2.
Dalam pendidikan tersebut, Firman mencatat prestasi gemilang sebagai lulusan terbaik (cum laude) setelah mengungguli 299 perwira dari berbagai negara, sebuah capaian yang jarang diraih perwira TNI AL di tingkat internasional.
Perpindahan komando dari KRI Sutanto-377 ke KRI Frans Kaisiepo-368 hanya berselang sekitar empat bulan, menandai kepercayaan institusi terhadap kapasitas kepemimpinan dan kompetensi strategis Firman.
Penugasan cepat itu sekaligus mencerminkan arah kebijakan regenerasi dan penguatan sumber daya manusia TNI AL, yang menempatkan perwira berprestasi pada posisi-posisi kunci dalam waktu relatif singkat.
Dengan rekam jejak akademik internasional dan pengalaman komando di laut, kehadiran Firman diharapkan semakin memperkuat kesiapan operasional KRI Frans Kaisiepo-368 dalam mendukung tugas-tugas TNI AL di berbagai wilayah perairan strategis Indonesia. (Pram/fajar)





