UNIDO: Kawasan industri IWIP strategis bagi industri nikel global

antaranews.com
3 jam lalu
Cover Berita
Maluku Utara (ANTARA) - Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengembangan Industri atau United Nations Industrial Development Organization (UNIDO) mengungkapkan Kawasan Industri Weda Bay (Indonesia Weda Bay Industrial Park/IWIP) strategis bagi pembangunan berkelanjutan industri nikel global.

"Kawasan ini benar-benar memiliki kepentingan strategis bagi pembangunan berkelanjutan industri nikel global," ujar Managing Director of the Directorate of Technical Cooperation and Sustainable Industrial Development UNIDO Ciyong Zou di Indonesia Weda Bay Industrial Park, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara pada Jumat.

Dia mengatakan, UNIDO melihat para pelaku industri di IWIP, dalam menerapkan standar environmental, social, and governance​ (​​​​​​ESG) sangat mengesankan. Manajemen IWIP berkomitmen secara jelas dan kuat terhadap ESG.

UNIDO bangga menjadi mitra kerja sama dengan IWIP dan entitas sektor swasta lainnya di Indonesia berdasarkan kerja sama teknis kami yang sedang berlangsung dan sukses di Indonesia di bidang kawasan industri berwawasan lingkungan (eco-industrial park).

Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) ditetapkan sebagai kawasan percontohan (pilot project) pengelolaan kawasan industri nikel berkelanjutan melalui kerja sama antara Tsingshan Holding Group dan United Nations Industrial Development Organization (UNIDO).

Penetapan itu merujuk pada Joint Declaration on the Sustainable Development of the Nickel Industry Chain yang disepakati oleh Tsingshan Holding Group dan UNIDO pada 24 November 2025 di Riyadh, Arab Saudi, bertepatan dengan Konferensi Umum UNIDO ke-21 dan Global Industry Summit.

Melalui kerja sama ini, Tsingshan, UNIDO dan IWIP menargetkan peningkatan standar pengelolaan kawasan industri sekaligus mendorong integrasi aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (Environmental, Social, and Governance/ESG) dalam pengelolaan kawasan industri.

Presiden Direktur PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) Kevin He menyampaikan bahwa penetapan sebagai kawasan percontohan menjadi momentum penting untuk memperkuat penerapan standar keberlanjutan di kawasan industri.

“IWIP berkomitmen mendukung prioritas nasional, yakni hilirisasi dan peningkatan nilai tambah serta penguatan kapasitas SDM, dengan memastikan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola menjadi bagian dari praktik operasional. Ini adalah bagian dari upaya memposisikan Indonesia sebagai pemain kunci dalam rantai nilai industri nikel global yang berkelanjutan,” ujar Kevin He.



Baca juga: Kemenperin: Kemitraan UNIDO-Tsingshan perkuat kebijakan hilirisasi

Baca juga: Kemitraan UNIDO-Tsingshan tetapkan IWIP sebagai kawasan percontohan

Baca juga: IWIP dukung kolaborasi Tsingshan-UNIDO untuk nikel berkelanjutan




Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Utang Luar Negeri RI 423,8 Miliar Dolar AS, 29,3% Terhadap PDB
• 20 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Iran Tangkap 3.000 Orang Usai Aksi Demo Besar-besaran
• 3 menit laludetik.com
thumb
Kasus Suap Proyek Bekasi, KPK Sebut Ketua DPD PDIP Jabar Ono Surono Diduga Terima Uang
• 18 jam laluliputan6.com
thumb
Mendagri Dorong Kolaborasi Kejar Target Pemulihan Pascabencana Sumatera
• 53 menit lalukumparan.com
thumb
Kronologi Damai Lubis dan Eggi Sudjana Bertemu Jokowi, Roy Suryo: Saya Tidak Diajak
• 22 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.