CUACA ekstrem di Jawa Tengah masih berpotensi berlangsung hingga Minggu (18/1). Selain itu, puluhan daerah berstatus siaga dan waspada. Badan Metrologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan dampak kondisi cuaca tersebut yakni bencana hidrometeorologi.
Pemantau Media Indonesia, Jumat (16/1) hujan ringan-sedang sejak pagi sudah mengguyur sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, bahkan diperkirakan intensitas hujan akan semakin meningkat pada siang, sore hingga awal malam di puluhan daerah lainnya di provinsi ini. Sementara itu, banjir di sejumlah daerah seperti Pati, Kudus, Jepara, Demak, Kendal belum ada tanda-tanda surut.
Bencana banjir dan longsor melanda sejumlah daerah di Jawa Tengah akibat cuaca ekstrem dikhawatirkan akan semakin meningkat, karena hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir masih berpotensi berlangsung hingga beberapa hari ke depan. Untuk itu, BMKG kembali memperingatkan akibatnya yakni bencana hidrometeorologi di sejumlah daerah rawan.
Baca juga : Cuaca di Jawa Tengah Membaik, BMKG Minta Waspadai Banjir Rob
Sebagai upaya mengantisipasi bencana hidrometeorologi itu, BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang menandai kondisi cuaca di Jawa Tengah hingga Minggu, 18 Januari 2026 dengan status waspada dan siaga.
"Meskipun belum sampai status awas, tetapi cuaca ekstrem itu patut menjadi perhatian," kata Yoga Sembodo.
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Yoga Sembodo mengungkapkan, kondisi potensi cuaca ekstrem hingga 3 hari ke depan perlu mendapatkan perhatian bagi pengambil kebijakan pemerintah daerah, sehingga dapat sedini mungkin diantisipasi agar tidak menimbulkan korban lebih besar.
Baca juga : Prakiraan Cuaca Jumat 16 Januari 2026: Waspada Hujan Lebat dari Jawa hingga Maluku
Berdasarkan pengamatan dinamika cuaca, lanjut Yoga Sembodo, kondisi cuaca berstatus waspada pada Jumat (16/1) yakni Banjarnegara, Wonosobo, Kebumen, Purworejo, Temanggung, Kabupaten/Kota Magelang, Surakarta, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Blora, Rembang, Kendal, Batang, Kota Pekalongan dan Kabupaten/Kota Tegal.
Sedangkan daerah dengan status siaga, menurut Yoga Sembodo, yakni Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Kabupaten Semarang, Salatiga, Boyolali, Jepara, Pati, Kudus, Kabupaten Pekalongan, Pemalang dan Brebes.
"Daerah dengan status waspada pada Sabtu, 17 Januari 2026, meliputi Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Sukoharjo, Wonogiri, Sragen, Blora, Pati, Kendal, Batang, Pemalang, Kota dan Brebes," ujar Yoga Sembodo.
Status siaga pada hari yang sama, Demikian Yoga Sembodo, yakni Cilacap, Banyumas, Kebumen, Purworejo, Temanggung, Kabupaten/Kota Magelang, Kabupaten Semarang, Salatiga, Boyolali, Klaten, Surakarta, Karanganyar, Jepara, Demak, Kudus, Kabupaten/Kota Pekalongan dan Kabupaten Tegal.
Sementara itu pada Minggu (18/1), demikian Yoga Sembodo, berdasarkan dinamika cuaca daerah berstatus waspada yakni Cilacap, Purbalingga, Banjarnegara, Purworejo, Wonosobo, Klaten, Surakarta, Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Blora, Rembang, Demak, Jepara, Pati, Kudus, Batang, Kota Pekalongan, Pemalang, Kabupaten Tegal dan Brebes.
"Daerah berstatus siaga Minggu (18/1) yakni Banyumas, Kebumen, Temanggung, Kabupaten Magelang, Kabupaten Semarang, Salatiga, Boyolali, Wonogiri dan Kabupaten Pekalongan," tambahnya. (AS/E-4)




