Contek Singapura, BPOM Akan Perketat Aturan Label Gula, Garam, dan Lemak pada Makanan

disway.id
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI akan segera memperketat aturan main terkait pelabelan nutrisi pada produk pangan.

Kepala BPOM,  Taruna Ikrar mengungkapkan tak lama lagi Indonesia berencana mencontek kesuksesan Singapura dalam mengatur informasi kandungan gula, garam, dan lemak (GGL) pada label makanan.

BACA JUGA:Legislasi UU DOB Papua Sarat Intrik, Aktivis Desak KPK Mengusut

BACA JUGA:Buntut Kasus Perundungan, Kemenkes Setop Sementara Praktik PPDS di RS M Hoesin Palembang

Rencana ini mencuat setelah Kepala BPOM, Taruna Ikrar, meresmikan kerja sama bilateral dengan otoritas pengawas pangan Singapura. 

Ini merupakan sejarah baru, lantaran menjadi MoU pertama yang dilakukan BPOM kedua negara tersebut.

Taruna Ikrar menjelaskan bahwa salah satu fokus utama dari kolaborasi ini adalah perbaikan sistem pengawasan makanan, terutama mengenai label sehat.

Singapura selama ini dikenal sangat ketat dalam memberikan informasi nutrisi kepada konsumen, sehingga masyarakatnya lebih mudah memilih produk yang rendah risiko penyakit tidak menular seperti diabetes atau hipertensi.

BACA JUGA:Man City Bikin Kejutan! Omar Marmoush Masuk Daftar Jual Transfer Januari, Tottenham dan Liverpool Siap Menyambar

BACA JUGA:Orang Tertua Arab Saudi Meninggal Dunia di Usia 142 Tahun, Sempat Ingin Menikah Lagi saat Usia 130 Tahun

“Kita menginginkan suatu ketika Indonesia tentang label-label sehat khususnya gula, garam, dan lemak kita akan atur. Jadi dengan kerja sama seperti ini, kita bisa mencontoh negara Singapura dalam hal ini,” ujar Taruna saat ditemui di kantor BPOM, Kamis 15 Januari 2026.

Selain urusan label nutrisi, BPOM juga tengah berbenah dalam urusan birokrasi.

Mengingat ada jutaan sertifikat registrasi yang harus diterbitkan setiap tahunnya, Taruna menyadari bahwa cara-cara konvensional sudah tidak lagi memadai.

Untuk mempercepat proses sertifikasi tanpa mengorbankan ketelitian, BPOM bakal mulai mengadopsi teknologi Kecerdasan Buatan (AI).

BACA JUGA:Cara Cek Status Bansos Kemensos Online Lewat Aplikasi di HP Januari 2026

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Mantan Presiden Yoon Suk Yeol Hadapi Vonis Perdana Hari Ini
• 13 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Warga Harap Pembongkaran Tiang Monorel di Rasuna Said Cepat Selesai
• 8 jam laludetik.com
thumb
[FULL] Di Balik Swasembada Beras: Alih Fungsi Lahan Bayangi Kesejahteraan Petani | KOMPAS SIANG
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
SP3 Eggi Sudjana Terbit Usai Restorative Justice, Kuasa Hukum: Rampung Kamis Sore
• 5 jam lalukompas.com
thumb
Jadwal India Open 2026: Jonatan Christie dan Putri KW Berjuang ke Semifinal
• 16 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.