Jakarta, VIVA – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian selaku Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat meminta seluruh menteri Kabinet Merah Putih memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana di Sumatera.
Permintaan tersebut disampaikan Tito dalam rapat koordinasi lintas kementerian dan lembaga yang digelar di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Jumat. Fokus utama diarahkan pada pemulihan ekonomi masyarakat, khususnya sektor perdagangan kecil dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
- Tangkapan layar YouTube TV Parlemen
"Menteri Perdagangan, Menteri Pertanian, Menteri Perindustrian, Menteri UMKM, Menteri Ekonomi Kreatif, ini tolonglah ini bisa dibantu supaya mereka bisa hidup kembali terutama pasarnya juga warung-warungnya, UMKM-nya, ini perlu kerja keras," kata Tito dalam keterangannya, Jumat (16/1/2026)
Menurut Tito, bantuan pemerintah akan diprioritaskan di wilayah yang belum sepenuhnya pulih, baik dari aspek pemerintahan, infrastruktur, kesehatan, pendidikan, hingga sosial ekonomi. Dalam rapat yang berlangsung hampir empat jam tersebut, pemerintah memetakan sejumlah indikator pemulihan yang masih membutuhkan perhatian serius.
Beberapa indikator utama yang dinilai perlu dipercepat antara lain tata kelola pemerintahan, layanan kesehatan dan pendidikan, akses darat, serta pemulihan ekonomi dan sosial, terutama di daerah yang mengalami dampak paling parah akibat bencana.
Pada kesempatan itu, Tito menegaskan bahwa semangat gotong royong menjadi kunci utama dalam percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatera. Ia optimistis kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta organisasi nonpemerintah mampu mempercepat proses pemulihan.
Tito juga menyampaikan apresiasi kepada sejumlah lembaga nonpemerintah yang telah aktif membantu masyarakat terdampak, khususnya di wilayah pegunungan Aceh seperti Bener Meriah dan Aceh Tamiang.
"Banyak sekali saya ketemu di gunung-gunung, di Bener Meriah, di Aceh, Aceh Tamiang, mereka bekerja. Saya lihat mereka enggak banyak pemberitaan, mereka bekerja. Tapi sangat dirasakan membantu (masyarakat)," kata Tito.
Ia menyebutkan, pemerintah menargetkan pemulihan pascabencana di Sumatera Barat dan Sumatera Utara dapat rampung sebelum bulan Ramadan. Langkah percepatan yang akan ditempuh meliputi pembersihan kawasan terdampak serta pengurangan jumlah pengungsi.

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5474581/original/055273700_1768489740-Chechu_Meneses.jpg)

