Rio Ferdinand Blak-blakan: Ini Satu-satunya Bintang MU yang Bebas Tekanan, Harapan Baru Bagi Setan Merah

tvonenews.com
6 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Rio Ferdinand tak ragu mengungkapkan pandangannya soal kondisi mental skuad Manchester United saat ini. 

Di tengah tekanan besar, warisan kegagalan masa lalu, dan ekspektasi tinggi yang membebani banyak pemain, legenda Setan Merah itu menilai hanya ada satu nama yang tampil benar-benar lepas. 

Pemain tersebut hadir tanpa “luka” dan tanpa “beban masa lalu”, sehingga mampu bermain dengan pikiran jernih dan penuh keberanian.

Menurut Ferdinand, kehadiran pemain muda dari akademi justru membawa energi berbeda bagi Manchester United. Sosok itu adalah Shea Lacey, talenta 18 tahun yang baru menapaki level senior. 

Di mata Ferdinand, Lacey bukan hanya sekadar prospek masa depan, melainkan simbol kesegaran di tengah skuad yang kerap terlihat ragu dan terbebani sejarah panjang klub.

Shea Lacey, Angin Segar dari Akademi

Shea Lacey perlahan mulai mencuri perhatian publik Old Trafford. Sejauh ini, ia telah mencatatkan tiga penampilan bersama tim utama Manchester United, dua di antaranya terjadi saat Darren Fletcher masih menjabat sebagai pelatih sementara. 

Transisi dari akademi ke level senior yang ia jalani terbilang cepat, namun Lacey justru terlihat nyaman.

Momen paling mencolok datang pada penampilan keduanya ketika masuk sebagai pemain pengganti dalam laga imbang 2-2 melawan Burnley. 

Shea Lacey, Angin Segar Bagi Manchester United
Sumber :
  • instagram Shea Lacey

Dalam situasi penuh tekanan, Lacey hampir mencetak gol spektakuler lewat tendangan melengkung ke sudut atas gawang. Sayangnya, bola hanya membentur mistar. Meski gagal berbuah gol, momen tersebut menjadi bukti keberaniannya mengambil risiko.

Beberapa hari kemudian, Lacey kembali dipercaya tampil di ajang Piala FA melawan Brighton and Hove Albion. Laga tersebut menandai debut kandangnya di Old Trafford. 

Masuk pada menit ke-62, ia menjalani penampilan terpanjangnya sejauh ini, meski belum mampu menyelesaikan pertandingan hingga akhir.

Kartu Merah, Air Mata, dan Dukungan Old Trafford

Laga melawan Brighton menjadi pengalaman emosional bagi Lacey. Setelah menerima kartu kuning, pemain berusia 18 tahun itu secara kontroversial kembali diganjar kartu kuning kedua karena protes, yang berujung kartu merah pada menit ke-89. 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tak Ada Kata Maaf, Kasus Ijazah Palsu Jokowi yang Menjerat Eggi Sudjana Resmi Dihentikan Polisi
• 10 jam lalusuara.com
thumb
Suryopratomo Ditunjuk jadi Pembina Yayasan Wellington College Indonesia Jakarta
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Legislasi UU DOB Papua Sarat Intrik, Aktivis Desak KPK Mengusut
• 12 jam laludisway.id
thumb
Libur Long Weekend, 36 Ribu Tiket Kereta Area Daop 9 Jember Ludes Terjual
• 12 jam laluidxchannel.com
thumb
Kasus 3 ABG Curi Ayam di Depok Diselesaikan Restorative Justice
• 7 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.